Jakarta, 13 Juli - Menkokesra, HR Agung Laksono, menawarkan strategi pengentasan kemiskinan. Salah satunya adalah dengan peningkatan perekonomian di daerah.
"Peningkatan ini tentu berimbas kepada bertambahnya penghasilan masyarakat," papar Menko Kesra yang sedang bersafari Ramadhan menelusuri Pulau Jawa, Ahad (13/7/2014), sebagaimana dilansir laman Republika Online
. Kepada Pemkodya Tasikmalaya, Menko Kesra menyarankan agar masyarakat lebih difasilitasi agar kewirausahaan mereka berkembang.
Produk kewirausahaan masyarakat Tasik, seperti pakaian dan berbagai kreasinya sangat layak dipasarkan ke dunia internasional. "Kami siap memfasilitasi untuk kerjasama internasional," tegas Menko Kesra.
Produksi komoditi nantinya akan sangat masif. Desain pakaian nantinya akan semakin kreatif. "Indonesia, kalau soal desain, cukup unggul di dunia. Ini terbukti," kata Menko Kesra.
Namun sayangnya, produk desain kerap terdistorsi. Produksi masif kerap mengurangi kualitas warna misalkan. Atau bahkan kualitas bahan ada yang tidak terukur. "Quality control harus lebih diperhatikan," papar Menko Kesra..
Produksi massal menurutnya adalah keniscayaan. Hal ini akan memacu penetrasi pasar. Produk nantinya akan mudah ditemukan di setiap lini pasar. Masyarakat kemudian mudah mengenal dan akhirnya membeli produk.
Semakin luas pemasaran semakin meningkat penghasilan diperoleh. "Perekonomian tentu semakin baik," ucap Menko Kesra dengan antusias.(Rol/Gs).