Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 11, 2015

Jakarta, 10 Desember, - Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan Dan Anak, Dr. Sudjatmiko,MA mengatakan bahwa di Indonesia bisa lebih baik, dan semoga kembali ke tanah air Indonesia dapat bekerja lebih baik. Demikian antara lain dikatakan Sudjatmiko dalam menyambut kepulangan para TKI Bermasalah atau WNI Overstayers (WNIO) dan TKI undocumented (TKIU) dari Malaysia.

Lebih lanjut dalam penyambutan kepulangan TKIB, Sudjatmiko mengawalinya dengan kata Selamat Datang di Tanah air  Indonesia, sehingga dalam waktu dekat ini para TKIB dapat kembali ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga, dengan isteri/suami dan anak anak. Disamping itu para TKIB yang sudah pulang ini akan diberikan pelatihan oleh Kementerian Sosial, sehingga nantinya dapat bekerja lebih baik di tanah air Indonesia sendiri.

Dalam kesempatan tersebut, Sudjatmiko  yang didampingi Asisten Deputi Pemberdayaan Perempuan Drs. Wagiran, MM., menambahkan bahwa para TKIB yang pulang dari  Malaysia ini, Kementerian Sosial juga memberikan “sangu” atau bekal uang tunai, makan siang, pakaian berupa kaos, handuk, sarung, peralatan mandi, celana, dan tiket DAMRI langsung diberikan diruang Common Lounge, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

376 TKIB Dari Malaysia Tiba

Sebagaimana diketahui bahwa sesuai rencana pemulangan 1.425 WNIO dari Malaysia oleh tiga perwakilan RI, yaitu KBRI Kuala  Lumpur, KJRI Johor Bahru dan KJRI Penang menggunakan pesawat khusus Air Asia Extra (IAAX), dan Indonesia Air Asia (IAA) yang tiba di Jakarta pada tanggal 9 dan 10 Desember 2015. Program pemulangan para TKIB adalah satu momen penting sebagai Program Percepatan Pemulangan WNIO/TKIU 2015.

Pada Kamis 10 Desember 2015 pukul 13.oo WIB telah tiba kepulangan para TKIB sebanyak 376 orang yang terdiri dari TKIB laki laki sebanyak 340 Orang, 31 orang peremuan dan 5 orang anak anak. Dari 376 orang TKIB ini akan dipulang ke berbagai provinsi sesuai alamat tempat tinggal masing masing, ada dari Aceh, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan provinsi lainnya.

Program pemulangan TKIB/WNIO ini sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden secara bertahap seluruh WNIO/TKIU di luar negeri yang diperkirakan berjumlah 1,8 juta. Pemerintah cq Kementerian Luar Negeri terus  mengupayakan pemulangan WNIO dan TKIU dari luar negeri. Selama tahun 2015 (Januari s/d 4 Desember 2015, Pemerintah telah memfasilitasi pemulangan WNIO/TKIU dari luar negeri sebanyak 91.446 orang.

Sesuai rencana upaya pemulangan seluruh WNIO/TKIU khusus dari Malaysia dalam waktu dekat ini dari 3 Perwakilan RI memfasiltasi pemulangan WNIO/TKIU dari wilayah akreditasi masing masing. Adapn jumlah estimasi yang akan dipulangkan oleh KBRI Kuala Lumpur sebanyak 700 orang, KJRI Johor Bahru berjumlah 545 orang dan KJRI Penang berjumlah 180 orang. Jadi jumlah totalnya 1.425 orang. Sementara berdasarkan data Direktorat Perlindungan WNI dan BHI per 4  Desember 2015, jumlah WNI/TKIU yang telah dipulangkan dari Malaysia pada tahun 2015 adalah 75.428 orang.

Dalam hari Kamis, 10 Desember 2015 terdapat pemulangan WNIO/TKIU sebanyak 3 (tiga) kali, yaitu dari Kuala Lumpur pada pukul 13.00 WIB dengan 350 orang TKIB, namun ternyata jumlahnya 376 orang. Sedangkan kepulangan TKIB dari Kuala Lumpur pukul 19.30 WIB sebanyal 350 orang dan dari Penang yang tiba di Jakarta pukul 21.00 dengan 180 orang TKIB.

Tampak hadir dalam penjemputan pemulangan TKIU, Kamis, 10/12/2015 siang antara lain para pejabat dari Kemenlu, Gatot yang juga mantan Kepala BNP2TKI, pejabat dari BNP2TKI, dan Kemensos yang sekaligus yang memfasilitasi pemulangan TKIU tersebut sampai dengan tempat tinggal masing masing. (Gs).