Jakarta, 17 Maret – Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Prof.Dr.R.Agus Sartono,MBA. memimpin Focus Group Discussion (FGD) yang membahas gagasan baru peningkatan kualitas pendidikan tinggi, Selasa (17/3/2015) bertempat di Kemenko PMK, Jl. Medan merdeka Barat No.3, Jakarta. Penyelenggaraan FGD tersebut dilatarbelakangi dengan adanya Indonesia memiliki Bonus Demografi sebagai modal dasar bagi peningkatan produktivitas ekonomi dan pengembangan pasar domestik.
Usia produktif semakin besar (Bonus Demografi- Demografi Dividen), kesempatan dan potensi untuk meningkatkan produktivitas semakin tinggi, semakin tinggi tingkat kesejahteraan, tetapi kalau tidak dikelola dengan baik (kualitas rendah, daya saing lemah) akan menjadi bencana demografi – demografi disaster.
Pada rentang 2010 -2025 indonesia memiliki “golden Opportunity” karena dependency ratio mencapai titik terendah. Begitu pula kondisi ini merupakan “buah manis” keberhasilan program KB pada era Orde Baru. Karenanya pemerintah menyadari benar pentingnya merevitalisasi program KB agar bonus demografi tidak berlanjut menjadi bencana demografi. “Golden opportunity hanya akan menjadi Bonus, jika SDM tersebut berkualitas, yang hanya bisa dicapai melalui pendidikan. Pada tahun 2013, lebih dari 65% angkatan kerja berpendidikan setingkat SMP, dan 90% berpendidikan setingkat SMA. Pendidikan juga menjadi kunci utama bagi peningkatan global competitiveness index.
Adapun tujuan FGD ini antara lain untuk menjaring pemikiran/rekomendasi untuk penyusunan kebijakan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan tinggi. Selain itu, juga untuk membuat tradisi keterbukaan bagi pemangku kepentingan pendidikan tinggi dan menjembatani berbagai pemikir.
Tantangan yang cukup mendesak bagi SDM Indonesia adalah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) mulai akhir 2015 ini. MEA merupakan bagian dari implementasi Komunitas ASEAN yang disepakati melalui Bali Concord II yang disahkan pada KTT ASEAN ke-9 di Tbali pada 12 tahun yang lalu.
Dalam FGD tersebut, Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama didampingi Staf Khusus MenristekPT Abdul Wahid Maktub. FGD yang diselenggarakan oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK ini diikuti oleh berbagai pimpinan Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia dan para pejabat yang mewakili K/L terkait. Tampak hadir pula Ketua Komisi ASN Prof.Dr. Sofyan Efendi. (Gs).
Kategori: