Bogor (05/04) -- Staf Ahli Menteri Kemenko PMK menyelenggarakan kegiatan Forum Komunikasi Staf Ahli Menteri (Forkomsam), dengan tema “Tantangan Pembangunan Manusia di Era Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan dilaksanakan di Hotel Aston Sentul Lake Resort and Converence Center, Bogor (5/4).
Forkomsam merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan guna membahas isu-isu strategis pembangunan nasional yang bersifat lintas kementerian/Lembaga untuk menyusun rekomendasi bersama yang akan disampaikan ke masing-masing menteri terkait. Selain itu, Forkomsam juga dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinkronisasi di antara para Staf Ahli Menteri, khususnya di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, maupun lintas sektor kementerian.
Forkomsam dibuka oleh Sonny Harry B Harmadi selaku Koordinator Staf Ahli Menteri Kemenko PMK. Melalui forum ini, masing-masing Staf Ahli diharapkan dapat mengajukan rekomendasi kepada Menteri tentang kebijakan yang tepat dalam mendorong terwujudnya capaian kinerja dalam pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia.
Dalam arahannya, Sonny menyampaikan bahwa pemerintah telah menyusun rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (“RPJMN”) 2020-2024 di mana salah satu fokusnya adalah pembangunan manusia. Sonny, menambahkan, Revolusi Industri 4.0 merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam melaksanakan pembangunan manusia sehingga pemerintah tengah bersiap untuk menghadapi tantangan serta melihat peluang di dalamnya.
“Melalui Forkomsam, para Staf Ahli Menteri Kabinet Kerja yang hadir telah memetakan tantangan yang akan dihadapi serta strategi/rekomendasi untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0, yang disesuaikan dengan kerangka dalam RPJMN 2020-2024”, ujar Sonny.
Beberapa poin penting yang menjadi fokus pada Forkomsam kali ini antara lain memaksimalkan peran institusi pendidikan formal dalam menghadapi perkembangan teknologi, meningkatkan daya saing SDM yang berkualitas melalui inovasi, menyediakan link & match antara kebutuhan dunia industri pendidikan, mendorong generasi muda untuk membuka lapangan pekerjaan dengan wirausaha, serta membangun karakter anak-anak Indonesia di masa depan agar tidak dikontrol oleh teknologi.
Pada sesi penutupan, selain menghasilkan rekomendasi kebijakan, para Staf Ahli Menteri sepakat untuk menjadikan Forkomsam menjadi forum yang lebih formal, membentuk pengurus resmi Forkomsam, serta menetapkan Forkomsam sebagai suatu organisasi resmi beranggotakan para Staf Ahli lintas kementerian.
Hadir sebagai narasumber diantaranya Dr. Subandi Sardjoko (Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas), Ir. Sidqy Lego Pangesthi Suyitno, M.A (Staf Ahli Menko PMK Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan), Prof. Dr. Bambang Tjahjadi SE., MBA., Ak. (Guru Besar di Universitas Airlangga dan pemerhati budaya), serta Dr. rer. nat. I Made Wiryana, SSi, SKom, MSc (Universitas Gunadarma dan Peneliti RVS Arbeitsgruppe). Diskusi dimoderatori oleh Dr. Haswan Yunaz, M.M, M.Si selaku Staf Ahli Menko PMK Bidang Multikulturalisme, Jati Diri Bangsa dan Restorasi Sosial.
Turut hadir Staf Ahli dari berbagai kementerian diantaranya Kemenkes, Kemendikbud, Kementerian PUPR, Kementerian PPPA, Kemendesa PDTT, Kemenpora, Kemenaker, Kemenko Perekonomian, Kemenko Kemaritiman dan seluruh Staf Ahli di Kemenko PMK.
Foto & Reporter : Staf Ahli
Kategori: