Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on October 03, 2014

Jakarta, 3 Oktober - Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengatakan, generasi muda harus  meneladani semangat para pahlawan. Ini  sebagai modal sosial untuk meneruskan estafet perjuangan dan cita-cita mereka di masa perjuangan.

“Sedini mungkin generasi muda dikenalkan untuk meneladani para pahlawan. Ini dilakukan agar tertanam di dada mereka semangat  pahlawan sebagai inspirasi dan idola mereka,” kata Salim, Kamis, (2/10/2014).

Jika generasi muda meneladani pahlawan, ujar Salim, seperti dilansir laman Republika Online, akan  tertanam nilai luhur para pahlawan di jiwa mereka. Kemudian dilanjutkan dengan kontemplasi agar daya tahan dan daya juang elemen bangsa untuk siap sedia bela negara.

Ini, kata Salim, sebagai  upaya mempersiapkan pelindung dan pengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Untuk itu, butuh proses dan strategi penguatan kebudayaan, seperti transformasi keterampilan oleh setiap warga warga negara, sehingga menjadi pengawal NKRI,” katanya.

Nilai Luhur Semakin Rapuh, Bangsa akan Terancam

Selain itu, ujar Salim, nilai-nilai keperintisan dan kesetiakawanan sosial juga merupakan sebuah keniscayaan sebagai manivestasi untuk berdirinya rumah kesejahteraan sosial. Ini  sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945.

“Meneladani nilai-nilai kepahlawanan dan keperintisan, serta kesetiakawanan adalah manivestasi terciptanya kesejahteraan sosial di Indonesia. Ini harus diwujudkan, tidak boleh diabaikan, ” ujar Salim.
 
Nilai-nilai luhur di atas, kata Salim, jika rapuh maka  bangsa akan mengalami krisis multidimensi. Makanya sedini mungkin generasi muda dikenalkan, ditumbuhkan semangat nasionalisme di jaman perubahan, maka akan menguatkan bangsa ke depan.(Rol/Gs).