Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on March 04, 2019

Jakarta (4/3) --- Indonesia tengah mempersiapkan rencana Reactive Monitoring Mission Tim IUCN ke Taman Nasional Lorentz. Atas dasar itu, untuk mendapatkan komitmen dan dukungan bersama diantara Kementerian /Lembaga terkait atas laporan SoC Taman Nasional Lorentz, Kemenko PMK menggelar Rakor Keterawatan Taman Nasional Lorentz, Senin pagi.

Rakor yang berlangsung di Kemenko PMK, Jakarta ini sekaligus untuk mendiskusikan dan menyamakan persepsi terkait Laporan SoC Taman Nasional Lorentz serta  finalisasi laporan SoC Taman Nasional Lorentz untuk disampaikan kepada Sekretariat UNESCO Paris. Dalam sambutannya, Asisten Deputi Warisan Budaya Pamuji Lestari mengatakan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian terkait perawatan taman nasional Lorentz. “Pending Issue yang menjadi perhatian dari perawatan Taman Nasional Lorents yaitu terkait  Pembangunan Jalan, Kematian tanaman Notofagus, Pembangunan Daerah (ada sebanyak 10 Kabupaten), Perambahan Liar, Perburuan Satwa,” jelasnya.

Sementara itu, tokoh pendidikan sekaligus Duta Pendidikan Indonesia untuk UNESCO Prof. Arief Rahman mendukung apa yang telah dilaksanakan Kemenko PMK sejauh ini.  “Fungsi kemenko PMK adalah sebagai pemeran utama dalam pengelolaan kawasan konservasi yang ada di Indonesia sesuai dengan fungsi KSP di Kementerian Koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan,” ujarnya.

Paling tidak, terdapat beberapa point dari hasil rapat tersebut. Diantaranya, Kemenko PMK akan melakukan KSP dalam pengelolaan Taman Nasional yang ada di Indonesia dan bentuk payung hukumnya akan dikonsultasikan secara internal Kemenko PMK.  Diharapkan pula komitmen dari Kementerian/Lembaga dalam pengelolaan kawasan Taman Nasional. Disisi lain, berdasarkan hasil RMM (Reactive Monitoring Mission) Tahun 2014, merekomendasikan bahwa untuk pengelolaan Taman Nasional Lorentz yang saat ini berupa Balai Taman Nasional dapat ditingkatkan menjadi Balai Besar Taman Nasional Lorentz.

Point lainnya, Kemenko PMK juga, akan menyurati LIPI untuk melakukan penelitian mengenai efek dari mencairnya salju yang ada di gunung jaya wijaya yang berada di kawasan Taman Nasional Lorentz dan  perlu Kesamaan data dalam pengelolaan Taman Nasional untuk persiapan kunjungan Tim RMM IUCN.

Sekedar informasi, Taman Nasional Lorentz adalah sebuah taman nasional yang terletak di provinsi Papua, Indonesia. Dengan luas wilayah sebesar 2,4 juta Ha; Lorentz merupakan taman nasional terbesar di Asia Tenggara. Taman ini masih belum dipetakan, dijelajahi dan banyak terdapat tanaman asli, hewan dan budaya. Rapat turut dihadiri perwakilan dari K/L diantaranya Kemendikbud, Kemen LHK, Kemenlu, Perwakilan Taman Nasional Lorentz, Internal Pegawai Lingkup Kemenko PMK, dan lainnya.

Foto & Reporter : Faris Muhammad

Kategori: