Foto :
- Deputi 5
Semarang (18/7) – Pesta multievent olahraga pelajar (SMA) se-ASEAN atau ASEAN School Games kembali digelar. Kali ini, Indonesia didapuk sebagai tuan rumah ajang tahunan bertajuk 11th ASEAN School Games 2019 yang diselenggarakan di Semarang, 18 sampai 24 Juli 2019.
11th ASEAN School Games 2019 diikuti kurang lebih 2.000 pelajar dari 10 negara ASEAN, yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Laos, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Filipina. Total ada sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan dengan memperebutkan 117 medali emas.
Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida bersama Asisten Deputi Keolahragaan Gatot Hendrarto hadir pada saat upacara pembukaan mewakili Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).
Pada acara tersebut, Kemenko PMK memiliki kepentingan terkait koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian bidang keolahragaan. Selain itu, Menko PMK Puan Maharani juga berperan sebagai Ketua Pilar Sosial Budaya ASEAN (ASCC), di mana ASSC merupakan bagian dari ASCC.
Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Nyoman Shuida menjelaskan bahwa 11th ASEAN School Games 2019 merupakan bagian dari kerja sama yang menegaskan bahwa ASEAN adalah sebuah komunitas sosial budaya yang solid. Sejak didirikan 52 tahun lalu, tepatnya 18 Agustus 1967, ASEAN semakin berkembang dan maju.
Terbentuknya komunitas ASEAN pada 7 Oktober 2003 di Bali yang terdiri dari Pilar Keamanan, Pilar Ekonomi, dan Pilar Sosial Budaya, semakin memperkuat ASEAN dengan paradigma hubungan regional yang modern yang menggerakan ASEAN pada sebuah komunitas dan identitas baru yang lebih mengikat.
“11th ASEAN Schools Games 2019 merupakan bukti nyata bahwa kerjasama yang digerakan selama ini bukan semata-mata pada tingkat pemerintah, namun jauh mendasar hingga antar komunitas sosial. Dan yang menjadi sangat strategis adalah bahwa 11th ASEAN Schools Games 2019 merupakan wahana bertemunya para generasi muda ASEAN yang di kemudian hari akan benar-benar menjadi bagian dari komunitas ASEAN dengan identitas yang semakin menyatu dan modern. Semuanya sejalan dengan tema 11th ASEAN Schools Games 2019: Unity, Spirit, dan Respect,” ujar Nyoman.
Menurutnya, 11th ASEAN Schools Games 2019 juga bukan semata perihal olahraga melainkan salah satu alat diplomasi antar negara yang sangat efektif. Dari aspek pendidikan, olahraga telah semakin berkembang dan menjadi salah satu instrumen pendidikan karakter yang efektif.
“Selain mengajarkan kita untuk menjalani hidup yang sehat, olahraga juga mengajarkan nilai-nilai sportifitas, disiplin, pantang menyerah, kerjasama, dan saling menghargai,” tuturnya.
Meskipun prestasi olahraga menjadi ukuran kemajuan suatu bangsa, namun olahraga bukan soal menang dan kalah semata. Nyoman menegaskan, olahraga merupakan bagian dari pembangunan karakter yang tepat untuk menjadikan sumberdaya manusia yang sehat jasmani dan rohani, tangguh, jujur, disiplin, sportif, dan saling menghargai.
“Dari aspek prestasi, Indonesia baru sekali berhasil meraih juara umum pada saat penyelenggaraan ASEAN School Games di Brunei 2015. Pada saat menjadi tuan rumah tahun 2012 di Jawa Timur, Indonesia hanya berhasil meraih posisi runer up. Dan ditahun 2019, Indonesia menargetkan menjadi juara umum, dengan mengirimkan 183 atlet, 38 pelatih, dan 20 official. Hingga hari ini, 22 Juli 2019; 11.54 WIB, Indonesia masih berada di posisi puncak klasmen dengan 21 medali emas,” ungkap Nyoman.
Untuk diketahui, sebagai tuan rumah 11th ASEAN Schools Games 2019, Jawa Tengah khususnya Semarang telah menunjukkan kesiapannya dengan merevitalisasi beberapa fasilitas olahraga di Semarang. Upacara Pembukaan yang dihadiri oleh Menpora di Holy Stadium pada 18 Juli 2019 juga berlangsung dengan meriah dihadiri ribuan anak-anak sekolah di Semarang dan sekitarnya.
“Semua persiapan penyelenggaraan, baik yang terkait dengan infrastruktur dan penyelenggaraan pertandingan telah sesuai dengan standar-standar yang ditetapkan oleh ASEAN School Sport Counsil (ASSC),” tuturnya.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang juga hadir bersama-sama Menteri Pemuda dan Olahraga dalam upacara pembukaan 11th ASEAN Schools Games 2019 pun turut mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan waktunya sebaik mungkin di Jawa Tengah, tidak hanya untuk bertanding, namun juga berwisata alam dan budaya Jawa Tengah.
Editor : Puput
Kategori:
Reporter:
- Deputi 5

