Jakarta, 20 September - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Samsul Maarif mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan dan Sumatera bukan merupakan bencana alam, melainkan karena ulah manusia. "Ini bukan bencana alam. Ini ulah manusia," kata Syamsul Maarif yang tengah berada di Sumatera Selatan kepada Antara yang menghubunginya dari Jakarta, Jumat (19/9/2014).
Syamsul menjelaskan, masalah kabut asap bukan pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang kali. Karena itu, ia berharap penegakkan hukum dilakukan agar menimbulkan efek jera sehingga di kemudian hari tidak ada lagi kasus kebakaran hutan dan lahan yang menimbulkan kabut asap.
Dia menjelaskan, kebakaran hutan dan lahan disebabkan oleh adanya pembukaan lahan baru dengan cara bakar. Namun karena cuaca yang kering, api dengan cepat menjalar dan menyebabkan kebakaran yang terus meluas.
Di Sumatera Selatan, kata Syamsul, dia mendapat laporan ada kasus pembakaran hutan dan lahan yang tengah di proses oleh Polda Sumsel. Syamsul juga mengatakan BNPB terus berupaya menurunkan titik api (hotspot) yang menandakan adanya kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan dan sejumlah wilayah lainnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) HR.Agung Laksono juga meminta aparat kepolisian menindak tegas pelaku pembakaran hutan dan lahan. Menko Kesra juga meminta masyarakat berperan aktif melaporkan tindakan pembakaran hutan dan lahan kepada pihak kepolisian.
Menteri Kehutanan Dukung Polri Selidiki Kebakaran Hutan
Sementara itu. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mendukung upaya Mabes Polri menyelidiki peristiwa kebakaran hutan yang ada di sejumlah wilayah untuk mencari penyebabnya dan ikut mengamankan keberadaan hutan yang sekarang sering terbakar.
"Semua tim bergerak dan dilibatkan, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polda setempat, Kejati dan semua yang terkait," ujarnya ketika ditemui usai menghadiri puncak malam resepsi HUT ke-48 KAHMI di Jakarta, Jumat malam (19/9/2014).
Hingga saat ini, kata dia, semua tim terlibat masih berada di hutan-hutan yang terbakar di sejumlah daerah dengan koordinator berada langsung di BNPB.
"Semua tim masih di lapangan. Sekarang sedang diupayakan," katanya.
Menhut juga tidak menampik peristiwa kebakaran hutan yang terjadi sekarang diduga diakibatkan ulah manusia sehingga harus diantisipasi agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di hutan lainnya.
"Kebakaran hutan sekarang ini sebagian diakibatkan oleh ulah manusia," kata menteri yang juga seorang politisi tersebut.
Sebelumnya, BNPB minta kepada TNI dan Polri memantau sekaligus mengamankan keberadaan hutan karena lahan sekarang ini sering terbakar.
Kepala BNPB Syamsul Ma'arif yang secara langsung memantau kebakaran hutan di Sumatera Selatan mengatakan kasus kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatera bukan bencana alam, melainkan karena ulah manusia.
Ia menjelaskan, penyebab kebakaran hutan dan lahan disebabkan adanya pembukaan lahan baru dengan cara bakar. Namun karena cuaca kering maka api dengan cepat menjalar dan menyebabkan kebakaran yang terus meluas.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan Polda dan Polres terus melakukan pengawasan dan pencegahan terhadap kebakaran itu dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
"Kami sudah menginstruksikan kepada masing-masing Polda dan Polres menyelidiki kebakaran hutan itu," katanya. (Ant/Gs)