Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on December 09, 2014

Jakarta, 9 Desember  - Menko PMK Puan Maharani yang diwakili Deputi Menko PMK Bidang Koordinasi Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Haswan Yunaz mengatakan, peningkatan maritim akan mendukung pembangunan bidang ekonomi dan kebudayaan.

"Pembangunan di lingkungan bahari masih sangat minim dan fasilitas akan kita tingkatkan dengan perbaikan," ucap Haswan Yunaz yang membacakan sambutan Menko PMK dalam acara Bedah Buku “ Laut dan Kebudayaan” Selasa (9/12/2014) pagi di Museum Nasional, Jakarta.

Haswan mencontohkan, pengawasan benda-benda bersejarah yang ada di laut masih sangat kurang. Hasilnya banyak benda peninggalan masa lampau yang dicuri dan dijual secara legal. Menurutnya, pemerintah akan meningkatkan keamanan bidang maritim agar barang-barang tersebut tidak dicuri.

"Terkait pengamanan benda sejarah yang tenggelam di laut sudah ada pengamanan baik oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Koordianator Bidang Kemaritiman. Faktor pengamanan yang bersifat sejarah tetap akan dilindungi," kata Haswan.

Sementara menurut Direktur Sejarah dan Nilai Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Endjat Djainudrajat, laut dan kebudayaan merupakan suatu visi yang harus diwujudkan dalam poros maritim. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki sumber daya yang tidak terbatas

"Membangun poros maritim yang mengandalkan sektor kelautan sebagai hal utama. Masyarakat kita hidup dari bangsa bahari bagian yang perlu kita perhatikan," kata Endjat di Museum Nasional, Jakarta, Selasa (9/12/2014).

Ia menambahkan, Indonesia sebagai negara maritim harus memberdayakan pembangunan manusia untuk mewujudkan visi tersebut.

"Dari sisi kemaritiman cara bertindak, berperasaan itulah budaya, kehidupan yang berlaku di masyarakat. Kita ingin masyarakat bahari kita bahagia dimanfaatkan secara optimal namun sekarang masih jauh dari harapan," kata Endjat.(Gs).