Jakarta (27/09) --- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Sigit Priohutomo, menjadi Pembicara dan membuka acara Semiloka Barisan Nasional Fatayat NU dalam program kampanye gizi nasional pencegahan stunting. Acara bertempat di ballroom A, Hotel Aryaduta, Jakarta. "Pemerintah mempunyai komitmen kuat dalam mendukung suksesnya program nasional kesehatan masyarakat dan gizi," ujar Menko PMK dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sigit.
Menko PMK melanjutkan, Keberhasilan program nasional kesehatan masyarakat dan gizi tidak terlepas dari peran kita semua, maka dari itulah harus tetap bergotong royong dan bekerja sama. Sesuai dengan implementasi dari program revolusi mental dengan menumbuhkan nilai-nilai integritas, etos kerja dan gotong royong yang telah dicanangkan oleh Presiden melalui Inpres No 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental yang berpedoman pada lima program yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu, diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan gerakan nasional percepatan perbaikan gizi di Indonesia guna dapat mendorong masyarakat untuk sehat. Yang sehat diupayakan tetap sehat dan yang sakit secepatnya segera ditangani.
Di akhir sambutannya, Menko PMK mengapresiasi acara semiloka ini yang menurutnya merupakan salah satu perwujudan dari upaya yang dilakukan oleh salah satu mitra pembangunan dalam rangka implementasi intervensi perbaikan gizi. Turut hadir dalam acara ini Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sirodj; Ketua Umum PP Fatayat NU, Anggia Emarini; dan beberapa perwakilan lainnya. (ris)
Kategori: