Jakarta (14/5) – Dalam rangka penyusunan Peta Jalan Percepatan Pembangunan Persepakbolaan, Kemenko PMK hari ini menyelenggarakan Rakornis di salah satu hotel di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta. Rakornis kali ini membahas Rencana Aksi yang akan dilakukan sebagai bagian dari Peta Jalan Percepatan Pembangunan Persepakbolaan.
Dalam pengantarnya, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida mengatakan bahwa Kemenko PMK dan Kemenpora diinstruksikan menyusun dan menetapkan Peta Jalan Percepatan Pembangunan Persepakbolaan. Menurutnya, konsep Peta Jalan sudah siap, namun perlu update date terkait base line dan sasaran.
Rakornis kali ini sendiri menindaklanjuti Rakornis pada 24 April lalu, bersama PSSI untuk dapat membantu mengupdate data-data terkait dalam Peta Jalan Percepatan Pembangunan Persepakbolaan.
Rakornis kali ini fokus pada Rencana Aksi. Pada Rencana Aksi itu ialah terkait infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) serta Pengembangan Bakat.
Selama ini, permasalahan yang terjadi pada persepakbolaan di Indonesia yakni infrastruktur tidak memadai, belum ada sistem kompetisi berjenjang dan berkelanjutan, kekurangan pelatih dan wasit yang berstandar. Sehingga diharapkan agar peran serta Pemerintah baik pusat dan daerah dapat mempercepat terlaksananya percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.
Hadir dalam rapat kali ini Assisten Deputi Keolahragaan Kemenko PMK, Gatot Hendrarto serta perwakilan Kemenpora, Kementerian PUPERA, Kemendikbud, Kemenristekdikti dan PSSI.
Kategori:
