Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on April 27, 2017

Jakarta (27/04)—Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak  Kemenko PMK, Sujatmiko, hari ini mewakili Menko PMK memberikan sambutan pada acara Penyerahan Akta Kelahiran di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial, Jakarta. Acara ini merupakan bentuk implementasi dari menuju Indonesia bebas anak jalanan (MIBAJ 2017) yang diselenggarakan oleh Kemensos di bawah koordinasi Kementerian koordinasi Bidang Pembangunan Manusia dan kebudayaan. Kemenko PMK dalam hal ini memiliki peran tugas untuk mensinergikan program antar K/L terkait penanganan anak jalanan. Atas pertimbangan itu, pemerintah lalu menetapkan kepemilikan akta kelahiran anak menjadi agenda prioritas pembangunan nasional yang tertuang dalam RPJMN 2015-2019.

Di awal sambutannya, Sujatmiko mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur karena hari ini merupakan hari yang penting bagi anak-anak. “Kita harus mensyukuri hari ini, karena hari ini penting sekali bagi anak-anak. Hari dimana anak-anak dokumen yang namanya akte kelahiran yang nanti bisa untuk mendapatkan semua akses untuk memperoleh hak-hak dasar seperti akses pendidikan, kesehatan, dan semua akses yang dibutuhkan," tutur Sujatmiko.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial, Nahar dalam sambutannya juga mengatakan bahwa acara ini tidak akan bisa berjalan tanpa adanya sinergisitas dari semua pihak yang terkait. “Mudah-mudahan dengan berbagai kiprah dan kinerja yang kita lakukan Indonesia bisa bebas dari anak jalanan," ucap Nahar.

Pemerintah menargetkan di tahun 2019 85 persen anak Indonesia sudah mendapatkan akta kelahiran. Sujatmiko juga berpesan agar anak-anak selalu rajin belajar agar dapat menjadi penerus generasi yang berkualitas dan tidak ada lagi anak yang di eksploitasi. “Saya harap semua anak Indonesia mendapat akte kelahiran dan bebas anak terlantar. Jangan kembali ke jalanan lagi, saya berpesan agar anak-anak rajin belajar ke sekolah agar bisa menjadi dokter,guru,menteri, bahkan presiden. Karena kalian lah yang akan meneruskan generasi Indonesia." (fin)