Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on August 31, 2019

Foto : 

  • Deputi 6

Jakarta (31/08) – Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra menghadiri acara “Sehari Bersama Anak” yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial, Rabu (28/8). Acara dipimpin langsung Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai bagian perayaan HUT RI ke-74 dan Hari Anak Tahun 2019. Kegiatan berlangsung di Lapangan Upacara Kementerian Sosial, melibatkan 600 anak termasuk anak jalanan dan penyandang disabilitas.

Di tengah maraknya kekerasan terhadap anak, terutama kekerasan seksual terhadap anak, Ghafur menegaskan Pentingnya kehadiran negara dalam melindungi anak sebagai masa depan bangsa mengingat sampai saat ini masih banyak anak yang terpapar bullying, pelecehan seksual, narkoba bahkan radikalisme dan terorisme.

Untuk menjawab tantangan tersebur, Ghafur menyatakan perlunya ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak agar mereka dapat menjadi manusia berguna dan bahagia. Ghafur menambahkan, bahwa dalam rangka menuju tahun 2045, satu abad kemerdekaan Republik Indonesia, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan perlu bergotong royong dan berkomitmen terhadap perlindungan dan pemenuhan hak anak. Salah satunya dengan mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak. "Pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari anak dan keluarga," ujarnya.

Menurut Ghafur, dengan tema “Anak Bahagia Indonesia Sejahtera”, kegiatan Sehari Bersama Anak diharapkan dapat menjadi salah satu media untuk mempresentasikan pentingnya pemenuhan hak-hak anak sebagaimana yang tercantum pada Konvensi Hak Anak yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Komisioner KPAI, Dirjen Rehabsos Kemensos, Deputi Perlindungan Anak KPPPA, dan berbagai pejabat Kemensos, Kemendagri, Kemenkumham, Bareskrim POLRI, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. (Sumber: Kedeputian VI)

Reporter: 

  • Deputi 6