Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on June 22, 2017

Jakarta(22/06)—Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono , pagi ini menerima dialog dan pelepasan siswa peserta lomba karya ilmiah di Salem, Oregon, AS yang akan diselenggarakan pada 1 hingga 8 Juli 2017 nanti. Dialog yang bertempat di ruang rapat lt.6 dihadiri oleh Ketua Dewan Sekolah Alam Indonesia, Nugroho; Guru Pembimbing penelitian karya ilmiah dan Pendamping selama di USA, Ainun; Guru Bahasa Inggris sekaligus mewakili Kepala Sekolah Alam Indonesia, Miss Mimi; dan juga anak-anak sekolah alam Indonesia yang akan berlomba.

Dialog ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan bagi pelajar yang akan mengikuti lomba karya ilmiah dengan tema lingkungan.  Ketua Dewan Sekolah Alam Indonesia, Nugroho, dalam kesempatan ini  menyampaikan ada empat orang siswa peserta lomba yang akan berangkat ke Oregon, AS untuk berkompetisi yang terdiri dari SMP hingga SMA. Para Pelajar  itu adalah Thoriq Yahya Abdullah(14), siswa kelas 2 SMP dari Sekolah Alam Indonesia; Muhammad Jawad Yuwono(17), siswa kelas 3 SMA dari Sekolah Alam Palembang; Imadul Aqil Yuwono(16), siswa kelas 2 SMA dari Sekolah Alam Palembang; dan Azzam Habibullah(15), siswa kelas 3 SMP dari Sekolah Alam Medan Raya.

Event ini merupakan yang ke-31 yang selalu rutin di selenggarakan tiap tahunnya di Negara yang berbeda. Peserta lomba ini terdiri dari siswa SMP/SMA dari berbagai Negara. Sebelum mengikuti ajang ini, paper ilmiah para siswa terlebih dahulu di seleksi di negaranya masing-masing.

Dalam kegiatan sehari-harinya, Sekolah Alam Indonesia berbeda dengana sekolah konvensional. Sekolah Alam Indonesia menawarkan sistem pembelajaran yang fun learning. Latar belakang dari sekolah alam Indonesia adalah menjadikan belajar sebagai kebutuhan dan mendidik anak-anak sebagai leadership, mandiri, serta berakhlak mulia.  Perlu di ketahui bahwa anak-anak di Sekolah Alam Indonesia juga merupakan Hafidz Quran. “Sekolah Alam tidak ada pemilik individual. Sekolah alam merupakan komunitas, dan sekolah alam nusantara ini sudah memiliki lebih dari 100 jaringan yang tersebar di seluuh Indonesia," terang Nugroho.

 

Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, dalam kesempatan ini memberikan apresiasinya terhadap Sekolah Alam Indonesia atas inisiatifnya, dan kepada YBM BRI atas support yang diberikan. “Selamat kepada nanda berempat. Kalian akan mendapat pengalaman yang baru di tempat yang baru," tutur Agus. Dalam kesempatan ini Agus sempat berbagi cerita kepada para siswa agar mereka termotivasi. “Saya ingin mengajak anak-anak ini untuk merenungkan kata-kata saya agar termotivasi dan menginspirasi. Yakinkan diri kalian bahwa kalian bisa lebih baik dari saya," tutur Agus lagi. Agus berpesan pula kepada para siswa dan guru yang menjadi pendamping selama di Oregon, AS, agar selalu hati-hati. Agus juga berpesan agar Sekolah Alam harus dibentengi dari masalah berbagai kebangsaan yang ada. Acara dilanjutkan dengan penyematan pin dan foto bersama.

Turut hadir pula Asisten Deputi Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Masyarakat, Femmy Eka Kartika Putri; Asisten Deputi Pendidikan Menengah dan Keterampilan Bekerja, Raden Wijaya; Asisten Deputi Pendidikan Tinggi dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Asril; Asisten Deputi Pemberdayaan dan Kerukunan Umat Beragama, Aris Darmansyah; dan Asisten Deputi Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Sahlan. (fin)

Kategori: