Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on July 27, 2019

Foto : 

  • Deputi 4

Semarang (23/7) -- Sebagai bentuk koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam rangka program kegiatan peningkatan mutu pendidikan agama dan keagamaan, Kemenko PMK menyelenggarakan Rakor Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di salah satu hotel di Semarang, Jawa Tengah. 

Kegiatan Kemenko PMK ini bekerjasama dengan Kementerian Agama pusat dan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber Direktur PAI Dirjen Pendis Kemenang RI, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah dan Ketua DPW AGPAII Provinsi Jawa Tengah. Rakor dibuka secara resmi oleh Asisten Deputi Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Dalam sambutan, Asisten Deputi Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan, Sahlan mewakili Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama menuturkan bahwa eksistensi suatu bangsa sangat ditentukan oleh karakter yang dimiliki. Hanya bangsa yang memiliki karakter kuat yang mampu menjadikan dirinya sebagai bangsa yang bermartabat dan disegani oleh bangsa-bangsa lain. 

Di hadapan sekitar 80-an anggota rapat, yang terdiri dari unsur Guru dan Pengawas PAI di lingkungan Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Sahlan mengingatkan kehadiran Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) merupakan peluang yang strategis dalam menjalankan fungsi pendidikan agama di sekolah. Nilai-nilai karakter dalam Perpres tersebut merupakan nilai-nilai yang dikembangkan dalam PAI. Oleh karenanya, pembelajaran PAI di sekolah harus lebih kontributif.

Rakorda PPK PAI ini, disambut baik oleh Direktur PAI Kemenag RI dan Kakanwil Kemenag Jateng. Mereka menyatakan telah melakukan sosialisasi, implementasi, dan integrasi PPK PAI pada semua jenjang satuan pendidikan mulai tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK. Bentuk implementasi yang sudah terlaksana meliputi; pembiasaan senyum,salam-sapa, salat dhuha, salat zuhur, bahkan salat ashar berjamaah. Selain itu, Direktur PAI mengatakan bahwa nilai-nilai karakter dikristalisasi menjadi; religius, nasionalis, mandiri, gotong-royong dan integritas. Sedangkan program implementasi PPK dilakukan melalui kelas, budaya sekolah serta masyarakat.

Sebagai penutup kegiatan Rakor, Sahlan menekankan kepada Kementerian Agama untuk terus melaksanakan sosialisasi, pelatihan dan membuat modul-modul terkait pengimplementasian PPK melalui pembelajaran PAI.  Karena peran guru dalam PPK sangat penting dan guru menjadi teladan bagi anak didiknya. Untuk itu guru harus dibekali pengetahuan dan pandangan yang komprehensif, dan diberi pengetahuan mendesain kurikulum dan perangkatnya tentang bagaimana mengimplementasikan PPK melalui pembelajaran PAI.

Kategori: 

Reporter: 

  • Deputi 4