Jakarta (21/03)---Menko PMK, Puan Maharani, yang diwakili Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Sujatmiko, pagi ini menghadiri Peringatan Hari Perempuan Internasional yang mengangkat thema ‘Strategi Baru Pemberdayaan Ekonomi Perempuan: Tantangan dan Peluang’ di gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta. Kegiatan ini sekaligus sebagai kick off atas Kerjasama Pemberdayaan Ekonomi Perempuan antara MCA-Indonesia dan KPPPA. Dia khir acara, panitia mengumumkan Pemenang kompetisi social media.
Acara ini diselenggarakan berkat kerjasama antara Kementerian Pemberdayaan Perempuan dengan Perlindungan Anak dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Millennium Challenge Account-Indonesia. Menteri PPPA dalam sambutannya menekankan komitmen Pemerintah untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, sedangkan sebagai keynote speaker adalah Mantan Menparekraf, Mari Elka Pangestu, yang menguraikan topik stategi baru pemberdayaan ekonomi perempuan untuk menjawab dinamika perekonomian di tingkat Nasional, Regional, dan Global.
Sebagai narasumber berikutnya adalah CEO dan pendiri Javara Indigenous Indonesia, Helianti Hilman, yang berbicara tentang perempuan sebagai pelaku usaha yang berbasis keragaman pangan dan komoditas asli Indonesia. Paparan kemudian disusul oleh CEO Sintesa Group, Shinta Widjaja Kamdani yang mengetengahkan tentang dukungan komunitas bisnis untuk kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan pengusaha. Lalu dilanjutkan oleh Pemred Majalah Femina, Petty Siti Fatimah yang berbicara tentang peluang bagi pelaku bisnis perempuan: menjawab tantangan dan perkembangan dunia bisnis saat ini.
Adapun Komisioner Komnas Perempuan, Nani Zulminarni, yang juga Kepala dari Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) berbicara tentang bekerja dengan komunitas dan kelompok perempuan: tantangan dan peluang untuk pengembangan usaha kecil perempuan. Narasumber terkahir yang tampil adalah Perwakilan Kedubes Amerika Serikat, Tammy Kenyatta berbicara mengenaipentingnya kesetaraan pendidikan dalam anggota keluarga karena keluarga memegang peranan penting dalam menanamkan ketertarikan anak (laki-laki dan perempuan) dalam ilmu pengetahuan. (sumber: Kedep VI Kemenko PMK)
Kategori:
