Jakarta (20/04)--- Asisten Deputi (Asdep) Kepemudaan pada Deputi Bidang Koordinasi kebudayaan Kementeriaan Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Redemtus Alfredo Sani Fenat, memimpin Rapat koordinasi mengenai Kota Layak Pemuda. Rapat yang diselenggarakan di ruang rapat lantai 2 Kemenko PMK ini membahas mengenai langkah inisiasi pembentukan Kota Layak Pemuda di Indonesia dan langkah inisiasi ini berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Turut hadir dalam rapat ini, Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan, Sanusi serta para pejabat terkait.
Mengenai Kota Layak Pemuda, Sanusi menjelaskan bahwa program ini merupakan sistem pembangunan kabupaten/kota yang mengintegrasikan komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, keluarga, dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan. Terdapat beberapa indikator yang dijadikan acuan sehingga sebuah kota dapat dikatakan sebagai Kota Layak Pemuda. Diantaranya adalah terdapat aktifitas aktif oleh pemuda, adanya pondok pemuda, Sentra Pelatihan Pemuda, dan Gelanggangg Pemuda.
Menurut Sanusi, Untuk mempercepat pelaksanaannya, dalam tahun 2016 ini akan dilakukan sebuah inisiasi aplikasi Kota Layak Pemuda yang akan mulai dilaksanakan oleh 3 kota besar, yaitu Bandung, Malang, dan Palu. Kemudian pada tahun 2017 nanti, kota-kota ini akan dievaluasi dan di lakukan penilaian berdasarkan indikator utama. Jika setiap kota memenuhi stadardisasi, maka kota-kota ini dapat dicanangkan sebagai acuan atau prototype Kota Layak Pemuda, dan diharapkan dapat menjadi contoh dan dapat diikuti kota lain di seluruh Indonesia.
Sementara itu, Alfredo menegaskan bahwa nantinya kota layak pemuda tidak hanya sebatas 3 kota diatas, diharapkan kota-kota lain dapat mengajukan diri untuk dapat menjadi bagian dari inisiasi Kota Layak Pemuda. Dalam rencananya, semarak gebyar inisiasi serentak Kota Layak Pemuda ini akan dilaksanakan pada Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober nanti.
“Bentuk positif seperti ini, kami dari Kemenko PMK tentunya siap membantu dalam penindaklanjutan Program Kota Layak Pemuda. Maka dari itu, kami akan menunggu koordinasi selanjutnya dengan Kemenpora mengenai program ini”, tutup Alfredo.
Editor : Deni Adam Malik
Reporter/Foto : M. Yusuf Abdullah
Kategori:
