Jakarta (13/02) – Dalam rangka menindaklanjuti INPRES No 10 tahun 2017 tentang Dukungan K/L terhadap Penyelenggaraan PON dan PEPARNAS Papua 2020, Kemenko PMK menyelenggarakan Rakornis Eselon I Penyiapan INPRES Percepatan Persiapan PON dan PEPARNAS Papua 2020.
Seperti diketahui, Menko PMK telah diintruksikan untuk mengoordinasikan persiapan dan perencanaan penyelenggaraan PON dan PEPARNAS Papua 2020. Terkait itu, Deputi Bidang Kebudayaan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida langsung memimpin Rakornis Eselon I Penyiapan INPRES Percepatan Persiapan PON dan PEPARNAS Papua 2020 di Kemenko PMK, Jakarta.
Agenda utama rakornis ini memastikan bahwa rancangan INPRES yang telah disiapkan Kemenpora bersama dengan K/L terkait dan Pemprov Papua sudah layak untuk diusulkan kepada Presiden RI, khususnya yang terkait dengan konfirmasi usulan pembangunan venue baru kepada Kementerian PUPR, yaitu: Arena dayung, arena hoki, lapangan panahan, lapangan tenis indoor dan outdoor, GOR Otonom, dan arena sepatu roda.
Untuk melanjutkan proses pengusulan rancangan INPRES tersebut diperlukan evalusi terhadap pelaksanaan dari INPRES 10 tahun 2017, dan evaluasi atas usulan – usulan Pemprov Papua sesuai dengan venue yang dibutuhkan untuk mempertandingkan cabor yang telah ditetapkan. Sebagai informasi, pada INPRES 10 tahun 2017 telah menginstruksikan kepada Kementerian PUPR untuk membangun venue akuatik, Istora, Hoki, dan Kriket.
Pada rapat tersebut disampaikan bahwa rancangan INPRES perlu dimatangkan kembali oleh Kemenpora sebelum disampaikan ke Presiden RI, khususnya terkait identifikasi kejelasan status venue yang diusulkan dalam INPRES, termasuk melakukan clearence BPKP untuk menghindari tumpang tindih. Disamping itu kepastian cabor yang dipertandingkan juga akan menentukan tugas – tugas yang diinstruksikan dalam INPRES nantinya. Diusulkan juga bahwa cabor – cabor yang dipertandingkan dapat dimuat dalam isi INPRES.
Rapat juga mencermati bagaimana perihal pengelolaan yang optimal terhadap venue – venue pasca PON dan PEPARNAS Papua 2020 dilaksanakan. Jangan sampai kembali terulang bahwa venue – venue peninggalan PON dan PEPARNAS terbengkalai dan tidak bermanfaat bagi pembinaan prestasi olahraga nasional. (Kedeputian V).
Editor : Ponco Suharyanto
Foto : Kedeputian
Kategori:
