Jakarta (8/3)—Pagi ini bertempat di Erian Hotel Jakarta, Asisten Deputi Bidang Warisan Budaya, Kemenko PMK, Pamuji Lestari, memimpin rakor penyusunan panduan Gladian Sejarah Pemuda Indonesia (GSPI). Rakor ini sebagai tindak lanjut dari hasil Focus Group Discussion (FGD) mengenai persiapan kegiatan GSPI tahun 2019.
Tujuan perlunya disusun panduan ini adalah sebagai acuan bagi panitia dan peserta dalam kegiatan GSPI tahun 2019. Panduan disusun dengan berkoordinasi antara Kemenko PMK dengan Kemendikbud. Garis besar panduan terdiri dari Latar Belakang, Maksud dan Tujuan, Sasaran Kegiatan, Tema Kegiatan, Jumlah dan Persyaratan Peserta dan lain-lain.
Sebagai informasi, GSPI merupakan suatu gerakan untuk melatih kesadaran pemuda terhadap sejarah yang nantinya akan diimplementasikan ke masyarakat dalam bentuk pemikiran-pemikiran untuk menciptakan inovasi dalam membangun daerahnya.
GPSI nanti sedianya akan dihadiri oleh kurang lebih 750 peserta yang berusia 18-25 tahun. Konsep dari GSPI sendiri adalah seluruh peserta langsung diikutsertakan dalam kegiatan masyarakat dalam lingkup kecamatan, hal ini bertujuan agar peserta dapat mengimplementasikan gerakan revolusi mental langsung di tengah masyarakat.
Hadir dalam rakor ini Direktur Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Staf Kemendikbud, Internal Pegawai Kemenko PMK, dan lain-lain. (*)
Foto & Reporter : Faris M
Kategori:
