Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on June 01, 2019

Jakarta (01/06)--- Sambil terus mengingat dan menegaskan kembali bahwa kelahiran Pancasila sebagai dasar negara telah mampu menyatukan Indonesia sebagai bangsa yang besar, Hari Lahir Pancasila itu diperingati lagi pada Sabtu pagi, 1 Juni 2019 oleh Jajaran Pejabat dan para pegawai di lingkungan Kemenko PMK. Upacara yang khidmat ini berlangsung mulai pkl. 07.30 WIB di halaman depan kantor Kemenko PMK dan bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Deputi bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan, Kemenko PMK, Sonny Harry B Harmadi.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam pidatonya yang dibacakan oleh Sonny mengatakan, Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh “Pendiri Bangsa” merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. “Walaupun Kita sebagai bangsa masih belum secara sempurna berhasil merealisasikan nilai-nilai Pancasila, Kita akui bahwa eksistensi keindonesiaan baik sebagai bangsa maupun sebagai negara masih dapat bertahan hingga kini berkat Pancasila,” katanya lagi.

Presiden Joko Widodo dalam pesannya menekankan bahwa memperingati dan merayakan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni merupakan suatu keniscayaan yaitu Pertama, Kita berusaha mengenang dan merefleksikan momentum sejarah perjuangan para Pendiri Bangsa berhasil menggali nilai-nilai fundamental bangsa Indonesia sehingga Nusantara yang beragam ini dapat bersatu dan menyatu sebagai suatu bangsa. Kedua,  dengan merayakan Hari Lahir Pancasila Kita dapat membangun kebersamaan dan harapan untuk menyongsong kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik.

Maka, melalui peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2019 ini, Pancasila harus dijadikan sebagai sumber inspirasi "politik harapan" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kita semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara, dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita pancasila," demikian penutup pidato Kepala BPIP. (*)

Foto : Frs

Kategori: