Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on May 17, 2016

Jakarta (17/05)—Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, Tb Achmad Choesni, pagi ini mewakili Menko PMK, Puan Maharani, dalam acara Pencanangan Gerakan Seribu Buku untuk Tuna Netra dan Peluncuran Digital Audiobook Library for The Blind di Ruang Rapat Utama lt. 7 gedung Kemenko PMK, Jakarta. Secara simbolis pula Deputi II Kemenko PMK ini menekan tombol pengenalan Digital Audiobook Library yang didukung sepenuhnya oleh IBM Indonesia.

“Gerakan Seribu Buku untuk Tuna Netra dan Digital Audiobook Library for The Blind ini sangat sejalan dengan nilai-nilai Revolusi Mental. Etos kerja, integritas dan gotong royong dari Kemenko PMK, IBM Indonesia, dan FES (Friedrich Ebert Stiftung)  telah sukses mewujudkan bentuk bantuan kita bersama terhadap penyandang tuna netra di tanah air. Mereka ingin maju, maka mari kita bantu!” papar Choesni.

Choesni juga mengungkapkan, sejauh ini sudah tiga kotamadya yang mengaku sangat siap mendukung keberadaan perpustakaan digital untuk para penyandang tuan netra, yaitu Kota Bogor, Kota Bandung, dan Kota Surabaya. “Semoga semua pemerintah daerah juga melakukan hal yang sama dengan memanfaatkan teknologi yang kita punya saat ini.”

Diharapkan, gerakan ini akan memberikan efek yang makin membesar (snowballing effect) bagi semua pihak terutama menjaring para relawan khususnya anak-anak muda untuk mau mengetik buku yang nantinya akan berubah menjadi versi huruf Braille dan juga versi audibook. Dengan demikian, para penyandang tuan netra di tanah air makin luas kesempatannya menikmati bahan bacaan yang ada lewat 43 perpustakaan yang sudah memiliki peralatan audiobook di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan jumpa pers usai acara, Presdir IBM Indonesia, Gunawan Susanto, menyatakan bahwa IBM Indonesia tidak hanya menginisiasi tetapi juga akan terus mendukung kegiatan Digital Audiobook Library for The Blind ini. “Kami mengharapkan keterlibatan pihak lain juga terutama perusahaan telekomunikasi dengan misalnya membuat semacam mobile application agar di mana pun, kapan pun, dan siapa pun, dapat mengakses Digital Audiobook Library for The Blind. Selagi ada ponsel pintar, selama itu juga saudara-saudara kita para penyandang tuan netra dapat menikmati bahan bacaan. Semoga semangat kami ini dapat menyebarluas dan terus berkelanjutan.”

EDITOR                                 : SITI BADRIAH

REPORTER                          : ARFINA/SITI BADRIAH

FOTOGRAFER                     : TRI WAHYU