Jakarta (18/04)-- Pemerintah terus mematangkan pelaksanaan KKN Tematik Revolusi Mental 2018. Dengan penyelenggaraan KKN Tematik Revolusi Mental 2018 diharapkan kerjasama Kemenko PMK dengan Perguruan Tinggi lebih intens.
Dalam rapat teknis persiapan pelaksanaan KKN Tematik Revolusi Mental yang berlangsung di Kemenko PMK Jakarta, Asisten Deputi Pendidikan Tinggi dan Pemenfaatan IPTEK, Kemenko PMK, Asril mengatakan, demi kelancaraan pelaksanaan KKN tematik Revmen, perlu dipersiapkan beberaoa hal administratif, diantaranya Rencana Anggaran Belanja (RAB) maupun perjanjian kerja sama (PKS) dengan pihak universitas sebagai pelaksana program. "Diharapkan melalui kegiatan ini dapat dijalin kerjasama yang baik antara Kemenko PMK dengan Perguruan Tinggi," harap Asril.
KKN Tematik Revolusi Mental ini akan bermitra dengan 33 Perguruan Tinggi, yang terdiri dari 24 Perguruan Tinggi Negeri dan 9 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri. Namun karna suatu hal, 1 dari 9 Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri sedang dilakukan evaluasi sehingga kemungkinan akan bermitra dengan 32 Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Kabid Pemanfaatan IPTEK, Linda .R, juga sempat membahas dan memperbaiki draft RAB dan PSK yang telah disusun.
Agenda ini merupakan kelanjutan dari rapat sebelumnya yang dilaksanakan pada tanggal 13 April 2018. Adapun pembahasan dalam kesempatan ini adalah mengenai perjanjian kerjasama dengan Perguruan Tinggi Pelaksana KKN Tematik Revolusi Mental tahun 2018.
Turut hadir dalam rapat kali ini Para Pejabat di Kemenko PMK yang terdiri dari, para Asdep terkait di lingkungan Kemenko PMK, para Kepala Bidang, serta perwakilan dari masing-masing Biro di Kemenko PMK. Fin
Kategori:
