Jakata (28/11) -- Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb. Achmad Choesni memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Eselon I terkait Pelaksanaan Sosialisasi Penyaluran Bantuan dan Jaminan Sosial (KIS, KIP, PKH, Bansos Pangan). Rapat diselenggarakan di ruang rapat Lt.6 Kemenko PMK, pada Rabu siang (28/11).
"Rapat ini adalah tindak lanjut dari Rakor Tingkat Menteri (RTM) yang diselenggarakan pada 12 November 2018. Dalam rapat tersebut Menko PMK memerintahkan agar sosialisasi program Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), Bansos pangan seperti Bantuan Beras sejahtera (Rastra) dan Bantaun Pangan Non Tunai (BPNT)dilakukan secara masif, terencana, terukur serta tidak melanggar aturan Pemilu," terang Choesni.
Selain itu, Menurut Choesni, tujuan dari sosialisasi adalah agar Kementerian/Lembaga (K/L) dapat memastikan bahwa masyarakat mengetahui program-program bansos dalam masa pemerintahan Jokowi – JK.Untuk itu sosialisasi perlu diintensifkan dengan memanfaat berbagai saluran sosialisasi terutama media massa.
"Menko juga berpesan agar narasi Sosialisasi hendaknya sama, menyampaikan gambaran keberhasilan program bansos selama Pemeritahan Jokowi-JK, yang ada disemua Kementerian/Lembaga. Masing-masing Kementerian/ Lembaga menyampaikan detail keberhasilannya pada kurun waktu tertentu dan
Materi sosialisasi hendaknya tidak melanggar aturan Pemilu," jelas Choesni.
Menurut Choesni, sosialisasi perlu dilakukan kepada pengambil kebijakan, penerima manfaat dan masyarakat umum. Hal tersebut dilakukan agar penerima manfaat dapat mengetahui semua informasi yang diperlukan untuk dapat memanfaatkan program bansos. Sementara sosialisasi bagi masyarakat umum dilakukan agar akuntabilitas program dan dukungan masyarakat umum dapat mendukung pelaksanaan program bansos dan tekad pemerintah.
Choesni juga mengatakan bahwa kegiatan sosialiasi mencakup Rencana Jangka Pendek dan rencana jangka menengah."Untuk keguatan sosialisasi jangka pendek Kegiatan Sosialisasi yang telah dilaksanakan pada bulan November dan akan dilaksanakan kembali bulan Desember 2018," ujarnya.
Sementara, rencana kegiatan sosialisasi Jangka Menengah adalah Program dan Kegiatan Sosialisasi tahun 2018 dengan isi Pesan Sosialisasi yang diarahkan untuk advokasi kebijakan dan pelaksana program, Awareness yang diarahkan untuk masyarakat umum, dan edukasi yang diarahkan pada perubahan Perilaku penerima manfaat. "Adapun Media yang digunakan mencakup Medsos, ILM TV-Radio, Media Cetak, Media Luar Ruang Spanduk dan poster, maupun pertemuan sosialisasi," tambahnya.
Turut hadir dalam rakor, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK, Sigit Priohutomo, Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos, Hartono Laras, Staf Ahli Menkes Bidang Ekonomi Kesehatan, M. Subuh, dan Sesditjen Pelayana Kesehatan Kemenkes, Agus Hadian Rahim. Hadir juga perwakilan dariKementerian PPN/Bappenas, Kantor Staf Presiden, Kementerian Komunikasi dan Informasi, TNP2K, dan K/L lainnya.
Kategori:
