Foto :
- Deputi 5
Jakarta (22/3) -- Kemenko PMK bersama dengan SENA WANGI dan UNIMA Indonesia akan menggagas penyelenggaraan Festival Wayang Dunia di Bali pada tahun 2020. Terkait dengan itu, Keasdepan Warisan Budaya menjalankan fungsi koordinasinya.
Bertempat di Kemenko PMK Jakarta, Kemenko PMK mengadakan Rapat Koordinasi dengan SENA WANGI yang diwakili oleh Ketua Umum SENA WANGI, Suparmin Sunjoyo dan UNIMA Indonesia yang diwakili oleh Ketua Umum UNIMA Indonesia, T. A. Samodra Sriwidjaja untuk penyelenggaraan Festival Wayang Dunia di Bali pada 2020 bersamaan dengan pelaksanaan Kongres Union Internationale de la Marrionnette (UNIMA) Internasional. Pada kesempatan itu, diputuskan, Kemenko PMK akan berkoordinasi dengan Kemendikbud dalam upaya sinergisasi dan penyamaan persepsi guna mensukseskan Festival tersebut.
Kemenko PMK juga akan bergotong-royong dengan SENA WANGI dan UNIMA Indonesia dalam menyusun strategi dalam persiapan penyelenggaraan agar dapat dieksekusi dan diimplementasikan dengan baik. Selain itu, terkait dengan legalitas, Kemenko PMK akan berupaya semaksimal mungkin dalam mendorong disahkannya Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan yang didalamnya terdapat berbagai upaya pelestarian budaya, termasuk wayang. “Perlu upaya secara bergotong-royong dalam persiapan penyelenggaraan Festival Wayang Dunia tahun 2020 yang melibatkan berbagai Kementerian dan Lembaga demi Merah Putih, demi Budaya Indonesia yang semakin mendunia,”ujar Assisten Deputi Warisan Budaya Kemenko PMK, Pamuji Lestari.
Penyelenggaraan Festival Wayang Dunia ini bertujuan untuk memberikan penjelasan pada dunia Internasional mengenai Indonesia lewat media wayang dan memberikan pemahaman pada segenap masyarakat bahwa wayang merupakan warisan dunia yang harus diperhatikan dan dilestarikan sehingga tak lekang termakan perkembangan zaman.
UNESCO pada tanggal 7 November 2003 mengakui wayang sebagai Mahakarya Warisan BudayaTak benda Dunia yang kemudian disertifikasi pada tanggal 4 November 2008 di Paris. Tidak berhenti sampai di situ, Kemenko PMK kemudian mendorong upaya-upaya untuk menjadikan wayang tetap tumbuh dan berkembang hingga ditetapkannya tanggal 7 Februari sebagai Hari Wayang Nasional sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 30 tahun 2018 tentang Hari Wayang Nasional. Pencapaian tersebut tidak lepas dari upaya maksimal yang dilakukan oleh Kemenko PMK bekerjasama dengan Kementerian dan Lembaga terkait, termasuk dengan Organisasi Pewayangan Indonesia, yaitu Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (SENA WANGI) dan Union Internationale de la Marrionnette (UNIMA) Indonesia. (Kedeputian V)
Kategori:
Reporter:
- Deputi 5
