Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on October 09, 2017

Kuala Lumpur, Malaysia (06/10)---Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, mewakili Menko PMK, Puan Maharani, menghadiri pertemuan tingkat Menteri antar negara ASEAN guna membahas upaya penanggulangan kemiskinan dan pembangunan kawasan perdesaan di Kuala Lumpur, Malaysia,  Jumat lalu.

Pada forum ASEAN Ministerial Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (AMMRDPE) ke-10 dengan tema Rural Transformation: Enhancing Human Capital towards a resilient Rural Community, Indonesia menyampaikan upaya penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan perdesaan yang menjadi salah satu prioritas dari Pemerintahan Jokowi-JK. Tema pertemuan ini nyatanya juga selaras dengan salah satu Program Nawa Cita, yaitu Membangun dari Pinggiran. 

Dalam pertemuan itu, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan yang menjadi focal point Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) myemaparkan bahwa pendekatan yang dipilih Indonesia telah berubah, yaitu dari community-driven development ke village-driven development, dengan instrumen Dana Desa. 

Pada ajang pertemuan dua tahunan AMMRDPE itu, juga diberikan award untuk Non-Governmental Organization (NGO) dan juga private sector yang telah melakukan upaya penanggulangan kemiskinan. Pada kesempatan ini, NGO dari Indonesia yang mendapatkan penghargaan adalah Maha Bhoga Marga dari Kab Badung, Bali, yang bergerak pada bidang pemberdayaan masyarakat, perlindungan kelompok rentan dan minoritas, dan penyediaan layanan dasar kesehatan. Sedangkan untuk kategori private sector, Indonesia diwakili oleh Koperasi Wanita Srikandi dari Purworejo, Jawa Tengah, yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya petani kelapa. (sumber:  Kedep. II Kemenko PMK)