Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 29, 2017

Jakarta (28/09)--- Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Tb Achmad Choesni, siang tadi memimpin rapat koordinasi untuk membahas persiapan Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2017 di ruang rapat lt.4 gedung Kemenko PMK, Jakarta. Seperti negara lain di dunia, HDI 2017 di Indonesia juga akan diperingati dan pada rakor hari ini dibahas thema peringatan yang akan dipilih, pembentukan panitia inti acara, dan sebagainya.

Rakor hari ini diketahui merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal  yang sudah digelar pada 25 September 2017 lalu dengan organisasi disabilitas dan perwakilan K/L yang difasilitasi oleh Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial. Pada pertemuan awal itu disepakati bahwa perlu dilakukan penunjukan Ketua Panitia Nasional dan Panitia Inti Peringatan HDI 2017. Adapun acara puncak peringatan HDI 2017 direncanakan mengambil tempat di Provinsi DI Yogyakarta. Thema acara yang diusulkan dalam pertemuan awal tadi antara lain Pengembangan Kehidupan Yang Berkelanjutan Bagi Penyandang Disabilitas Menuju Masyarakat Inklusi; Meningkatkan Kehidupan Yang Berkelanjutan Bagi Penyandang Disabilitas Menuju Masyarakat Inklusi; Dengan Undang-Undang Nomor 8 tahun 2016 Kita Wujudkan Masyarakat Inklusi Dan Berkesinambungan; dan Perubahan Sosial Disabilitas Yang Tangguh Menuju Masyarakat Inklusi.

Beberapa hasil kesepakatan dalam rakor siang ini adalah Puncak Peringatan HDI 2017 di Indonesia direncanakan menghadirkan sekitar 3000 ribu Penyandang Disabilitas. Para peserta itu direncanakan mengikuti Gerak Jalan Disabilitas dan berkesempatan memamerkan aneka produk hasil produksi Penyandang Disabilitas serta produk hasil binaan K/L lainnya. Acara Puncak Peirngatan HDI 2017 ini juga direncanakan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, sedangkan thema acara yang disepakati adalah “Menuju Masyarakat Inklusif yang Tangguh dan Berkesinambungan.”

Hari Disabilitas Internasional  rutin diperingati setiap tanggal 3 Desember setiap tahunnya. HDI dicanangkan oleh Majelis Umum PBB dan disepakati oleh seluruh negara di dunia sebagai kegiatan rutin tahunan sejak tahun 1992. Pencanangan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap jasa, peran dan kemampuan para penyandang disabilitas, sekaligus momentum bagi masyarakat internasional memperhatikan dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi para penyandang disabilitas.

Thema Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2017 yang ditetapkan Organisasi Dunia untuk Penyandang Disabilitas (UN Enable) adalah “Transformation towards sustainable and resilient society for all.” Thema ini sendiri akan fokus kepada beberapa catatan penting yaitu kondisi yang memungkinkan untuk perubahan transformatif yang dipertimbangkan dalam agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) tahun 2030; sentralitas kemandirian terhadap semua tujuan pembangunan berkelanjutan; agenda 2030 yang memberi pesan jelas bahwa: "tak boleh seorang pun tertinggal dalam proses pembangunan“; dan upaya memperkuat peran penyandang disabilitas sebagai agen perubahan melalui penghilangan hambatan dan kesempatan pemersatu untuk berpartisipasi.

Sementara di Indonesia,  HDI dimaknai sebagai bentuk pengakuan terhadap disabilitas, peneguhan komitmen seluruh bangsa, dan membangun kepedulian dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan disabilitas. Pemerintah, organisasi masyarakat sipil, institusi akademik dan sektor swasta didorong untuk bermitra dengan organisasi disabilitas dalam merencanakan kegiatan dan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan oleh penyandang disabilitas. (sumber: Kedep II Kemenko PMK)