Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on August 29, 2019

Jakarta (28/8) – Olahraga merupakan salah satu alternatif pendidikan karakter yang efektif. Sportivitas, disiplin, pantang menyerah, kerjasama adalah nilai-nilai yang selalu diajarkan di dalam olahraga. Di sisi lain, dalam bidang kesehatan, olahraga merupakan salah satu pilar utama pembangunan kesehatan masyarakat.

"Dengan memberdayakan olahraga di masyarakat maka dapat dipastikan tingkat kesehatan dan kebugaran masyarakat akan meningkat," ujar Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK Nyoman Shuida saat membuka Rakor Nasional Pembangunan Keolahragaan di Hotel Swiss-Bell, Jakarta.

Rakor tersebut dihadiri perwakilan dinas terkait keolahragaan dari 34 Provinsi di seluruh Indonesia serta para pemangku kepentingan bidang keolahragaan tingkat pusat, diantaranya Kemenpora, KONI dan KOI.

Nyoman menjelaskan bahwa Kemenko PMK memiliki tugas koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian program kegiatan yang berkaitan dengan pembanguna manusia dan kebudayaan, salah satunya terfokus pada bidang keolahragaan.

"Untuk itu, melalui rakor ini Kemenko PMK berupaya melaksanakan tugas dan fungsi dengan optimal. Rakornas pada hari ini juga bertujuan untuk membangun komitmen bersama memajukan olahraga Indonesia dalam menghadapi event-event kedepan yang lebih strategis," tutur Nyoman.

Ia menyebutkan, saat ini pemerintah sedang menyelesaikan rancangan perokratif RPJMN 2020-2024 dan tentunya rancangan tersebut masih perlu adanya perbaikan.

"Pastinya kita semua menginginkan Indonesia maju melalui salah satu penyelenggaraan olahraga. Oleh karena itu, akan sangat sempurna apabila olahraga menjadi prioritas pusat dan nasional yang dimunculkan dalam RPJMN 2020-2024," tambah Nyoman.

Lebih lanjut, ungkapnya, Bappenas juga sudah menyelesaikan rancangan tersebut dan sedang mensosialisasikan ke seluruh daerah dalam bentuk rapat-rapat nasional. Pemerintah harus melihat struktur pembangunan olahraga pada tahun 2020 melalui RKP tahun 2020 sehingga diharapkan pembangunan olahraga menjadi prioritas dalam rencana kerja pemerintah 2020. 

"Olahraga tidak hanya mengejar prestasi, tidak hanya menampilkan cabang olahraga namun merupakan suatu gerakan kebudayaan yang bisa menyatukan perbedaan. Sebagai contoh Asian Games dan Asian Paragames 2018 yang berhasil menyatukan seluruh bangsa Indonesia untuk bersama-sama menukseskan sekaligus mendukung prestasi pahlawan-pahlawan olahraga nasional dan terbukti dengan olahraga mampu menyatukan segala perbedaan dan meredakan segala konflik” tukas Nyoman.

Ia berharap melalui pertemuan itu akan menghasilkan kontribusi yang positif terhadap perjalanan panjang sejarah olahraga nasional. Nilai-nilai  revolusi mental seperti integritas, etos kerja dan gotong royong  juga diharapkan dapat  melandasi perjalanan keolahragaan nasional didalam RPJMN 2020-2024.

"Harapannya nilai-nilai tersebut bisa menjadi bagian dari pembangunan olahraga di Indonesia. Oleh karena itu pembangunan olehraga kedepan harus mengakomodasi seluruh urgensi, khusunya terakit dengan peningkatan kualitas manusia Indonesia," pungkas Nyoman.

Pada kesempatan yang sama, Asisten Deputi Bidang Keolahragaan Kemenko PMK, Gatot Hendarto menjelaskan beberapa isu strategis bidang pembangunan keolahragaan terkait dengan penyelenggaraan PON dan PEPARNAS papua 2020, baik itu terkait dengan infrastruktur olahraga, kompetensi SDM olahraga, industry olahraga dan lain sebagainya.

"Isu inilah yang akan didiskusikan untuk mengidentifikasi berbagai persoalan sekaligus mencarikan jalan keluar sesuai dengan best practices di daerah masing-masing dalam diskusi panel," tandasnya.

Kategori: 

Editor: 

  • Puput Mutiara