Jakarta, 3 Juli - Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat HR. Agung Laksono mengatakan pemilik data Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) adalah Badan Pusat Statistik ( BPS ). Menko Kesra membantah, pihaknya yang memiliki data-data masyarakat penerima BLSM.
Pasalnya, para penerima surat dari Kantor Pos yang berisi dukungan untuk pasangan Prabowo - Hatta merupakan warga yang menerima BLSM.
"Pemilik data itu ada di BPS , bukan di kami, memang itu bersifat rahasia kecuali ada permintaan tersendiri. Tetapi itu bukan di pemerintahan, ada di BPS ," ujar Menko Kesra usai Ratas terkait Pilpres 2014, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (3/7/2014), sebagaimana diberitakan laman Merdeka.Com.
Menko Kesra mengaku tidak tahu bagaimana bisa data masyarakat penerima BLSM, dikirimi surat untuk mendukung pasangan Prabowo - Hatta di pilpres. Padahal data itu merupakan dokumen yang sangat rahasia bagi negara. Atas hal ini, Menko Kesra akan melakukan pengecekan mengapa data-data itu sampai bocor.
"Ya tetapi itu kan penggunaan datanya disalurkan Kantor Pos. Saya gak tahu sumber datanya apakah dari BPS atau dari kementerian-kementerian, saya akan cek dulu," tegas menko Kesra.
Sebelumnya, sejumlah warga di Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, menerima surat dukungan untuk Prabowo - Hatta . Dalam surat itu tertera "Surat Pribadi Prabowo Subianto" dengan potret Prabowo di bagian bawah pada amplop maupun suratnya.(Mc/Gs).