Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on June 23, 2014

Jakarta, 23 Juni – Menko Kesra secara resmi membuka Festival Anak Shaleh Indonesia (FASI) Nasional IX dan Launching Satu Juta Entepreuneur Pemuda Masjid pada hari Jumat (20/6/2014), di Bandung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia

Menko Kesra dalam mengawali Sambutannya mengajak kita untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah swt., karena berkat nikmat iman, islam dan nikmat sehat yang telah diberikan kepada kita, sehingga pada pagi hari ini, kita dapat bersilaturrahmi dalam rangka acara pembukaan Festival Anak Shaleh Indonesia Nasional IX Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia dan Launching Satu Juta Entepreuneur Pemuda Masjid. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Baginda Nabi Besar Muhammad saw., segenap keluarga, sahabat dan umat beliau, termasuk kita semua, Amiin.

Saya merasa berbahagia  dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Festival Anak Shaleh Indonesia Nasional IX, karena kegiatan ini dilaksanakan secara mandiri oleh Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI). Dan saya juga berterima kasih dapat bersilaturahmi dengan para remaja masjid dan para santri TKA. TPA dan TQA dari seluruh Indonesia.

Festival Anak Shaleh Indonesia sebagai forum silaturahmi antar santri TKA, TPA dan TQA dari seluruh tanah air adalah memiliki tujuan yang mulia, untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat dan kreasi untuk mendapatkan prestasi terbaik dikalangan mereka. Tujuan tersebut sejalan dengan tuntunan ajaran Islam, agar diantara kelompok satu dengan yang lain untuk saling berlomba dalam kebaikan. Sesuai dengan firman Allah swt., dalam surat Al Baqarah ayat 148, yang artinya “Maka berlomba-lombalah kamu dalam berbuat kebaikan”. Dalam Al Qur’an surat Ali Imron ayat 110 Allah berfirman, yang artinya “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma´ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”, tegas Menko Kesra.

FASI Dapat Dijadikan Media

Dengan demikian, Festival Anak Shaleh Indonesia ini dapat dijadikan media untuk mempererat silaturahim dalam meningkatkan Ukhuwah Islamiyah terutama di kalangan pengurus LPPTKA  BKPRMI, para pengelola, guru dan santri TKA, TPA dan TQA di bawah pembinaan BKPRMI. Kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas santri TKA, TPA dan TQA di seluruh Indonesia. Selanjutnya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi umpan balik dalam perbaikan kurikulum pembelajaran pada jenjang pendidikan TKA, TPA dan TQA.

 

Festival Anak Shaleh Indonesia tidak dapat dipisahkan dari upaya menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada Al-Qur'an, melalui kegiatan yang memadukan kreasi seni dan agama. Dimana dalam kegiatan ini akan ditampilkan dengan berbagai jenis cabang lomba bagi santri TKA, TPA dan TQA yang telah diagendakan oleh panitia.

Dengan demikian Menko Kesra yakin melalui kegiatan semacam ini, mereka akan memperoleh pelajaran  yang lebih dalam memahami makna, isi kandungan dan pengamalan Al-Qur'an.

Kegiatan festival ini sangat tepat, karena anak-anak usia dini ini merasa dibimbing, diarahkan dan diajak ke jalan kebaikan sesuai ajaran Islam. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan anak usia dini antara lain adalah dengan perlombaan membaca dan menghafal Al-Quran.

Kegiatan festival ini merupakan  upaya nyata untuk menumbuh-kembangkan santri TKA, TPA dan TQA dalam memantapkan Emotional Spiritual Quotient. Kegiatan ini sangat penting karena melalui lembaga pendidikan ini, anak-anak diajarkan untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Quran sejak dini, sehingga kelak mereka menjadi generasi yang shaleh dan shalehah.

Kegiatan ini sejalan dengan Hadist Nabi Muhammad saw., yang diriwayatkan Imam Abu Daud yang artinya, “Bahwa amal manusia setelah meninggal akan terputus semua,  kecuali tiga perkara, yaitu shodaqoh/amal jariyah,  ilmu yang bermanfaat, dan anak yang sholeh yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya”.

Menjadi Renungan Bersama

Sebagaimana kita alami, pada era tahun 80-an, terasa terngiang dalam benak kita semua, anak-anak seusia santri TKA, TPA dan TQA ramai-ramai berangkat dan pulang mengaji ke surau, musholla dan masjid-masjid dengan riang dan gembira. Mereka berbondong-bondong membawa obor dengan lampu minyak tanah di bawah kegelapan malam namun tetap riang gembira, menyenandungkan suara ayat-ayat Al-Qur’an yang dibaca setiap sore menjelang malam tiba. 

Kini suasana seperti ini sulit ditemukan, baik di perkotaan maupun dipedesaan, suasan ini hilang diterjang oleh arus teknologi informasi dan arus globalisasi. Hal ini tentu menjadi renungan kita bersama untuk mengembalikan segala kejayaan pengamalan Al-Quran yang pernah capai. Hal ini tidak akan pernah ada kecuali mulai saat ini harus membangkitkan kembali  semangat “generasi qur’ani” antara lain melalui kegiatan festival semacam ini.

Kegiatan ini sangat tepat sebagai momentum dalam menghadapi datangnya bulan suci Ramadhan tahun 1435 Hijriyah. Saya berharap kepada para orang tua  untuk terus menerus memperhatikan anak-anak agar gemar membaca al-Qur’an untuk menghidupkan amalan-amalan di bulan suci Ramadhan.

Launching Satu Juta Entepreneur

Selanjutnya, disamping Festival Anak Shaleh Indonesia, BKPRMI pada saat yang bersamaan dilaksanakan juga Launching Satu Juta Entepreneur Pemuda Masjid. Kegiatan launching dimaksud tentu sangat ditunggu-tunggu oleh para pemuda, karena entepreneur sangat dibutuhkan dalam persaingan memasuki ekonomi dunia yang makin kompetitif dan terbuka di masa kini dan mendatang.

Semangat untuk entrepreneurship, para pemuda ini sebetulnya sudah ada sejak dahulu. Kini tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat untuk memberikan dukungan dengan semaksimal mungkin untuk memberikan fasilitas dan bimbingan kepada generasi muda untuk membangun masa depannya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitarnya.Jika Indonesia memang bertujuan untuk menjadi bangsa yang maju di bidang entrepreneurship di masa mendatang, kita harus meningkatkan dengan giat entrepreneurship di kalangan generasi muda.

Entrepreneurship semakin dirasakan urgensinya saat ini sebagai tulang punggung perekonomian suatu bangsa. Hal ini tak lepas dari fakta bahwa sebagian besar pendorong perubahan, inovasi dan kemajuan suatu Negara adalah para wirausahawan. Tanpa adanya mental kewirausahaan pada diri seseorang atau suatu bangsa, maka segala potensi, sumber energi, komoditi dan mineral yang melimpah tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan rakyat. Untuk itu marilah kita bersama-sama mendorong agar para pemuda mencintai entepreneurship, sehingga menjadi pemuda yang mandiri, kreatif, inovatif dan dapat bersaing dalam meningkatkan ekonomi. Namun perlu diimbangi dengan ilmu-ilmu Al-Qur’an, agar para pemuda menjadi entepreneurship yang Qur’ani.

Sebelum menutup sambutan ini, perlu Menko Kesra menyampaikan bahwa kita ketahui bersama, Bangsa Indonesia akan mengadakan pesta demokrasi yang dilaksanakan lima tahun sekali, yaitu Pemilihan Presidendan Wakil Presiden, saya menghimbau kepada hadirin, agar mewaspadai terhadap kelompok-kelompok yang akan memecah belah umat dan kepada seluruh komponen masyarakat agar mendeteksi adanya potensi ancaman yang terjadimenjelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Dan saya juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar pada tanggal 9 Juli 2014 datang ke TPS-TPS untuk menggunakan hak pilih dan tidak GOLPUT, yaitu memilih Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Demikian yang dapat  disampaikan oleh Menko Kesra, mengucapkan terima kasih dan selamat berlomba kepada para santri, semoga Allah swt., memberikan kekuatan dan kesehatan. Dan Menko Kesra  mengiingatkan berlombalah secara sportif.

Akhirnya, memohon ridho dari Allah swt., dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, FESTIVAL ANAK SHALEH INDONESIA NASIONAL IX DAN LAUNCHING SATU JUTA ENTEPRENEUR PEMUDA MASJID, secara resmi Menko Kesra menyatakan dibuka.(Gs).

 

 

Kategori: