Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 23, 2013

Labuan Bajo, 18 Juli – Dalam kunjungan keempat kalinya untuk meninjau persiapan Sail Komodo di Labuan Bajo, Rabu (17/7/2013), Menteri Koordinator Bidang Kesejahtaraan Rakyat (Menko Kesra) HR. Agung Laksono mengkhawatirkan beberapa persiapan yang kurang memadai.
Pasalnya, belum ada perkembangan berarti dari pembangunan terminal Bandara Komodo yang terhambat masalah administrasi proyek, jalan-jalan dari dan ke bandara masih berlubang, dan program bedah kampung nelayan belum dimulai.
“Aktivitas terminal belum ada perubahan sejak kunjungan saya terakhir karena masalah administrasi. Saya menghubungi Menteri Perhubungan, dan rencananya akan diselesaikan dalam akhir bulan. Saya meminta pihak perhubungan memback up sungguh, paling tidak lantai satu dinikmati tamu penting dan masyarakat saat Sail Komodo,” ujar Menko Kesra dalam Rakor tingkat Menteri Persiapan Sail Komodo di Jayakarta Suites Labuan Bajo, Rabu (17/7/2013) pagi.
Namun di tengah kekhawatirannya, Menko Kesra optimistis persiapan Sail Komodo akan diefektifkan dalam dua bulan terakhir ini. Sebab ada beberapa indikator melegakan seperti pemotongan bukit, perpanjangan landasan dan perluasan apron yang sudah dilaksanakan. Sementara beberapa program lain seperti rumah pintar, bakti sosial, bedah kampung, dan pembangunan panggung sail serta pelataran rakyat akan diselesaikan dalam waktu dekat.
Menurutnya, semua pihak harus melihat dampak luas sail sebagai percepatan pembangunan daerah. “Saya minta teman-teman di Kementerian Perhubungan mempercepat penyelesaian terminal bandara. Saya minta perhatian langsung menteri dan jaminan kontraktor agar sebelum Agustus sudah siap,” ujarnya.
Tujuan Sail Komodo bukan lomba yacth saja, tetapi percepatan pembangunan daerah. Untuk itu, harus ada perubahan luar biasa di Manggarai Barat karena Komodo hanya ada di daerah itu.
Sekretaris Panitia Nasional Sail Komodo N Dedi H Sutisna melaporkan, landasan pacu sepanjang 300 meter masih dikerjakan, sementara pengerjaan terminal terhambat adminsistrasi. Di sisi lain, dermaga wisata di Labuan Bajo dan di Pulau Komodo sudah selesai dibangun.
“Di bidang sentra pembangunan terpadu seperti gerbang terpadu, MCK (mandi, cuci, dan kakus), pelatihan ekonomi kreatif, bedah rumah belum dilakukan oleh beberapa kementerian terkait,” jelasnya.
Sedangkan bedah 1.133 rumah di Kecamatan Komodo, panggung rakyat, dan jalan dijadwalkan selesai Agustus ini. (Vn/Mc/Gs)

Kategori: