Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on October 13, 2014

Jakarta, 13 Oktober - Menko Kesra Agung Laksono, hari ini Senin (13/10/2014), meresmikan Gerakan Pembangunan Kampung atau Gerbang Kampung,di Kabupaten Lombok Barat, Nusa tenggara Barat (NTB).  Pembangunan dengan fokus desa terus dilakukan pemerintah melalui berbagai program kementerian yang terpadu bersinergi.  Menko Kesra Agung Laksono berharap, pemerintahan Jokowi-JK dapat melanjutkan Program Gerbang Kampung, terlebih untuk mengimplementasikan pelaksanaan Undang-Undang Desa yang sudah disahkan oleh DPR.

Menko Kesra menambahkan Gerbang Kampung sejauh ini dinilai mampu mendorong sektor pembangunan lain untuk menurunkan angka kemiskinan, mendorong inovasi, dan membuka lapangan kerja serta mengurangi angka pengangguran. Dengan cara ini, ke depan Gerbang Kampung diharapkan memacu proses percepatan pembangunan di desa khususnya di Lombok Barat, untuk  dapat memaksimalkan daerahnya. Hal ini tentu saja menurut Menko Kesra harus diperlukam  penguatan sumber daya manusia dan infrastruktur desa yang mampu mengelola anggaran desa miliaran rupiah.

Agar terhindar dari permasalahan hukum , menanggapi kesiapan SDM, Bupati Lombok Barat Zaini Arony mengatakan, 22 desa yang mendapat program gerbang kampung dan menghadapi pelaksanaan UU Desa oleh pemerintah kabupaten telah disiapkan SDMnya melalui pemdidikan dan pelatihan teknis kesiapan mengelola keuangan maupun program. 

Untuk memajukan desa Kemenko Kesra menyerahkan bantuan bagi Gerbang Kampung di Lombok Barat didampingi Bupati Lombok Barat Zaini Arony dan jajaran pejabat Kemenko Kesra diantaranya Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Kebudayaann, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Hazwan Yunas serta Staf Ahli Menko Kesra Hartoyo.

Bantuan dari sejumlah Kementerian dan Lembaga yang disalurkan diantaranya adalah 150 solar cell, Bantuan PNPM sebesar 21,5 miliar rupiah, dari Kementerian Kehutanan 1000 bibit pohon, dari BRI 5 unit komputer, 3 dos alat permainan edukatif dan buku PAUD, bola sepak, volley, futsal, net volley, raskin sebanyak 15 kg per RTS, simbolis bulog, BKKBN gyn bed, KB kit, penjernih air dari Kimia Farma, 2 poli klinik set dari Kementerian Kesehatan, 2 ton MP ASI, penjernih air keramik, Kementerian Agama sebanyak 140 Al Qur’an, Kemendikbud sebesar 5,4 miliar untuk PAUDNI. Bantuan ini merupakan salah satu intervensi pemerintah mempercepat pembangunan dan mengurangi angka kemiskinan Indonesia saat ini sebesar 11,20 persen, kendati menurun namun masih membutuhkan perhatian semua pihak sebagai target dunia 8 hingga 10 persen. (vt/Gs)