Jakarta, 8 Agustus – Menko Kesra HR. Agung Laksono mengatakan bahwa pada hakikatnya penyelenggaraan Sail untuk mendorong lokasi tertinggal dapat melakukan lompatan pembanguna khususnya dalam bidang inftrukturdan promosi pariwisata.
“ Hari ini kita kembali melepas Satuan Tugas Sail, setelah sejak tahun 2009 Pemerintah menjadikan Sail sebagai agenda tahunan. Sebagaimana kita ketahui bahwa hakikat penyelenggaraan Sail adalah mendorong suatu lokasi tertinggal untuk melakukan lompatan - lompatan pembangunan khususnya dalam bidang infrastruktur dan promosi pariwisata. Sail Raja Ampat 2014 diselenggarakan untuk melanjutkan sukses penyelenggaraan Sail – Sail sebelumnya. Kita semua tentunya berharap Sail Raja Ampat 2014 juga dapat terselenggara dengan sukses dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan”. Demikian antara lain dikatakan Menko Kesra HR. Agung Laksono dalam Sambutannya pada Pelepasan TIM Operasi Bhakti Surya Baskara Jaya, Pelayaran Lingkar Nusantara, dan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari Dalam Rangka Sail Raja Ampat 2014, Jumat (8/8/2014) pagi Dermaga Markas Komando Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Lebih lanjut Menko Kesra dalam mengawali sambutan ini menyampaikan “Masih dalam suasana Idul Fitri 1435 H, pada kesempatan ini saya juga ingin sekaligus bersilaturahmi dengan seluruh hadirin, mohon maaf lahir dan batin, semoga kita semua selalu dilimpahkan rahmat dan karuniaNya, Kita juga harus bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan Allah SWT kepada Negeri ini, kepada kita semua, dimana hingga saat ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk terus mengabdi untuk menjalankan tugas masing – masing untuk negeri tercinta ini”.
“Penyelengaraan Sail Raja Ampat 2014 sebagaimana yang ditetapkan dalam Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2014, tentang Panitia Nasional Penyelenggara Sail Raja Ampat 2014, terdiri dari dari kegiatan lintas sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur, promosi pariwisata, festival seni dan budaya, kegiatan-kegiatan sosial, hingga pada pembinaan karakter bangsa. Dan yang hari ini akan kita lepas bersama adalah Satuan Tugas Surya Bhaskara Jaya yang merupakan kegiatan bantuan pelayanan kesehatan bagi pulau-pulau dan wilayah terisolir di sekitar lokasi Sail Raja Ampat, Satuan Tugas dan Peserta Pelayaran Lingkar Nusantara yang merupakan kegiatan Satuan Kerja (SAKA) Bahari Gerakan Pramuka, dan Satuan Tugas dan Peserta Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari (LNRPB)/Kapal Pemuda Nusantara yang merupakan kegiatan pembinaan karakter generasi muda”.
Bantualah Masyarakat Sebaik Mungkin
Menko Kesra mengatakan bahwa para anggota Satuan Tugas dan kepada seluruh peserta generasi muda, ini merupakan tugas mulia, ini juga merupakan kesempatan langka yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Untuk Satuan Tugas SBJ, bantulah masyarakat kita sebaik mungkin. Menko Kesra yakin Tuhan Yang Maha Kuasa akan meridhoi usaha kita dan membalasnya dengan setimpal. Untuk para generasi muda, ambilah ilmu sebanyak mungkin yang bisa didapat, baik dari teman, dari nara sumber, dari para awak kapal, bahkan dari perjalanan itu sendiri.
Kita berharap dan kita doakan bersama bahwa ketiga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan sukses. Semoga arah angin dan gelombang lautan bersahabat dengan tugas mulia yang diemban. Semoga masyarakat yang membutuhkan dapat benar-benar terbantu, dapat benar-benar mengurangi beban saudara-saudara kita di pulau-pulau dan wilayah terisolir. Semoga juga pelayaran ini memberikan pelajaran bermakna yang tertanam dibenak sanubari para generasi muda, sehingga menjadi generasi muda yang memahami diri dan lingkungannya dengan baik, generasi muda yang memahami tentang makna bangsa bahari, dan menjadi generasi muda yang memiliki tekad kuat untuk menjadi agen perubahan menuju bangsa yang lebih baik dan lebih sejahtera.
Ke Depan Lebih baik Lagi
Menko Kesra mengatakan tentunya kita berharap kedepan kegiatan ini dapat lebih baik lagi, dapat lebih luas lagi menyentuh masyarakat yang belum sempat disentuh dalam penyelenggaraan Sail-Sail sebelumnya. Dalam kesempatan ini, Menko Kesra ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung Bhakti Sosial SBJ, Pelayaran Lingkar Nusantara, dan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/Kapal Pemuda Nusantara. Kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, TNI AL, dan Gerakan Pramuka, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kedepan kita harapkan kerjasama yang baik ini, kiranya dapat terus dilanjutkan ditahun-tahun mendatang dengan mengupayakan kuantitas dan kualitas bantuan yang lebih baik lagi.
Akhirnya Menko Kesra menyampaikan ucapan selamat berlayar, selamat bertugas, semoga Allah SWT meridhoi usaha kita. Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim, dengan ini secara resmi Menko Kesra melepas Satuan Tugas Bhakti Sosial Surya Bhaskara Jaya, Pelayaran Lingkar Nusantara, dan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari/Kapal Pemuda Nusantara. Sampai jumpa pada tanggal 23 Agustus 2014 di Raja Ampat.
Turut hadir dalam acara tersebut antara Menteri Kelautan dan Perikanan Cicip Sutardjo, Kepala Staf TNI Angkatan Laut dan Para Jajarannya, para Pejabat Kementerian dan Lembaga, para Pengurus Anggota Gerakan Pramuka –Saka Bahari, anggota Satuan Tugas Laut Sail Raja Ampat, baik yang tergabung dalam Tim Surya Bhaskara Jaya maupun Pelayaran Lingkar Nusantara, dan Lintas Nusantara Remaja dan Pemuda Bahari, peserta Lingkar Nusantara dan Lintas Remaja dan Pemuda Bahari,
Dari Kemenko Kesra tampak hadir antara Sesmenko Kesra Drs. Sugihartatmo, MPIA, Plt Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Kesehatan, Kependudukan dan KB Dr. T. Rahmat Sentika, Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Kesejahteraan Sosial dan Perumahan Rakyat/ Ketua DJSN Dr. Ghazali H. Situmorang, Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dr. Haswan Yunaz, Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dr. Inahernawati, Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan pemberdayaan Masyarakat Dr. Sujana Royat, DEA, Staf Khusus Menko Kesra Leo Nababan, Tenaga Ahli Menko Kesra Ganjar razuni dan para pejabat Eselon II dan IV lainnya. (Gs).