Jakarta, 21 Agustus - Menko Kesra HR.Agung Laksono memastikan bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadiri puncak acara Sail Raja Ampat di pantai Waisai Torang Cinta (WTC) Sabtu, 23 Agustus mendatang.
Pernyataan Menko Kesra HR. Agung Laksono tersebut disampaikan usai meninjau lokasi gugusan pulau Painamo Papua Barat
Menko Kesra HR. Agung Laksono, usai meninjau persiapan acara puncak Sail Raja Ampat.dengan meninjau salah satu panorama Pulau Painamo, Rabu (20/8/2014) sore, yang akan dikunjungi presiden SBY pada hari puncak nanti menjelaskan, Sail Raja Ampat akan berlangsung sesuai jadwal, diisi dengan parade kapal sejumlah negara sahabat yang dipusatkan di Waisai.
”Presiden SBY, selain menyaksikan parade kapal juga akan melakukan sejumlah kegiatan termasuk meresmikan sejumlah proyek pembangunan di kawasan itu,” kata Menko Kesra Agung Laksono
Agung telah meninjau sejumlah tempat acara puncak Sail Raja Ampat antara lain Pantai WTC, Bandar Udara Marinda, Pelabuhan Waisai, tenda-tenda dan hotel untuk para tamu undangan dan peserta sail, trasportasi dan infrastruktur, serta meninjau Rumah Pintar Kofarkor.
“Pemerintah sudah menyalurkan dana sekitar Rp 1,5 triliun, termasuk untuk pembangunan bandar udara dan demaga serta rumah sakit terkait penyelenggaraan Sail Raja Ampat itu,” ungkapnya.
Menko Kesra Agung Laksono berharap, masyarakat Papua dan dunia internasioal dapat memanfaatkan event ini untuk model percepatan pembangunan daerah kepualuan dan daerah terpencil, serta mempromosikan lokasi Sail sebagai tujuan wisata nasional dan internasional.
Sail kali ini merupakan program Sail Indonesia keenam kalinya. Sail Indonesia sebelumnya adalah Sail Bunaken pada 2009, Sail Banda (2010), Sail Wakatobi-Belitong (2011), Sail Morotai (2012), dan Sail Komodo (2013).
Menko Kesra Agung Laksono, yang meninjau persiapan acara pekan lalu, mengatakan Sail 2014 akan berlangsung sesuai jadwal, diisi dengan parade kapal sejumlah negara sahabat yang dipusatkan di Waisai.
“Lokasi yang telah disiapkan oleh panitia antara lain Pantai Waisai Torang CINTA sebagai lokasi acara puncak Sail Raja Ampat, Rumah Pintar, lokasi Pameran Potensi Daerah, Kantor Sekretariat Panitia Nasional, Akademi Perikanan Sorong, serta Balai Budi Daya Ikan Kerapu yang juga menjadi lokasi peninjauan,” kata Menko Kesra, di Jakarta, kemarin.
Pangkalan TNI AL Sorong bekerja sama Pemerintah Daerah juga berperan dalam memotivasi dan memobilisasi semua sumber daya daerah, termasuk keterlibatan sektor swasta.
Untuk mensukseskan acara, jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Armatim) menerjunkan sedikitnya 20 kapal perang untuk menyemarakkan kegiatan bahari level internasional di Papua Barat. Salah satu armada yang mengawali adalah kapal rumah sakit (RS) terapung, KRI dr Soeharso.
Kegiatan Sail Raja Ampat 2014 melibatkan beberapa Kementerian/Lembaga sebagai anggota panitia, antara lain Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Sosial, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pertahanan, TNI, serta Pemerintah Provinsi, Kota dan Daerah.
"Mudah-mudahan acara ini (Sail) bisa dilanjutkan oleh pemerintahan selanjutnya," kata Menko Kesra kepada wartawan di Bukit Pianemo, Raja Ampat, Papua Barat, Rabu (20/8/2014).
Saat ini menurut Menko Kesra, Raja Ampat menjadi salah satu dari tujuh kawasan yang diusulkan sebagai global geopark UNESCO. Enam lainnya adalah Merangin, Kerinci, Sorolangun di Jambi, Pegunungan Sewu, Danau Toba, Pangandaran, Bandung Utara, Parahyangan, dan Maros, Sulawesi Selatan.
"Saat ini kami terus mengurus (pengajuannya)," kata Menko Kesra.
Raja Ampat merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Papua Barat. Di peta posisinya biasa disebut Kepala Burung Papua dengan luas wilayah 46.108 kilometer persegi, dan hampir 80 persen wilayahnya merupakan laut.
Wilayah dengan panjang pantai 4.860 kilometer itu dihuni oleh sekitar 60 ribu jiwa yang tersebar di 35 pulau dari 610 pulau yang ada. Kawasan ini memiliki laut dengan air yang jernih dengan ribuan ikan di terumbu karang yang bisa dilihat langsung dari atas kapal. Promo tiket ke Jayapura mulai dari Rp. 2.224.900 (Kbrn/Dn/Gs)