Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on July 01, 2014

Jakarta, 1 Juli – Menko Kesra HR. Agung Laksono menyaksikan MoU dua perusahaan obat-obatan besar Indonesia, PT Nyonya Meneer dan PT Kimia Farma pada hari Selasa (1/7/2014)  di Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenko Kesra), Jl. Medan Merdeka Barat No.3, Jakarta.

Menteri Kesra, dalam kesempatan tersebut berharap kerjasama akan semakin memberikan kemakmuran besar pada rakyat. Bukan saja menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi lewat penelitian kerjasama juga dapat menghasilkan produk-produk baru yang dapat mengobati penyakit yang belum ada obatnya

Bentuk kerjasama yang dilakukan adalah join marketing antara Kimia Farma yang bergerak di industri farmasi dengan Nyonya Meneer yang bergerak di industri jamu tradisional.Seperti yang dilansir laman Detik News.Com.

Kerjasama tersebut di antaranya Kimia Farma membantu produk dari Nyonya Meneer untuk didistribusikan oleh outlet-outlet Kimia Farma, baik di apotek maupun di jaringan distribusi.

"Perusahaan jamu sekarang tidak mungkin membuat dan menjual. Nyonya lebih fokus pada membuat jamu. Era globalisasi membutuhkan kecepatan terutama untuk distribusi. Industri jamu nasional harus siap menghadapi pelaku multi level marketing (MLM) asing yang menambah persaingan," ujar Charles Saerang, Direktur Utama PT Nyonya Meneer.

Charles mengatakan Kimia Farma adalah mitra yang ideal dalam bidang pemasaran karena luasnya jaringan pasar. Kimia Farma sendiri memiliki lebih dari 600 apotek dan 45 jaringan distribusi anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Di lain pihak, Nyonya Meneer berkomitmen menyediakan bahan baku obat-obatan yang dibutuhkan oleh Kimia Farma. Nyonya Meneer yang merupakan perusahaan swasta penghasil jamu memiliki tenaga petani yang dapat membantu memenuhi kebutuhan bahan obat-obatan tersebut.

Direktur Utama Kimia Farma, Rusdi Rosman, mengatakan Kimia Farma memiliki lebih dari 1.000 hektar tanah yang bisa dimanfaatkan Nyonya Meener untuk menanam bahan-bahan yang dibutuhkan.

"Kimia Farma perlu bahan-bahan baku obat. Misalnya saja kami perlu daun katuk banyak untuk membuat obat memperlancar ASI. Kita membantu kesejahteraan petani yang ditampung Nyonya Meneer. Semakin besar jaringan dan distribusi semakin meningkat pula kesejahteraannya," kata Rusdi.(Dn/Gs).

.

 

Kategori: