Jakarta, 15 Juli - Menko Kesra Agung Laksono menyempatkan diri menyambangi Sekolah Komunitas di Pacitan, Jawa Timur. Dalam kunjungannya ini Menko Kesra sempat melihat pameran produk-produk lokal yang dijajakan oleh para siswa mulai dari batu perhiasan, sepatu kulit, batik, hasil olahan ikan dan karya animasi.
Setelah mengamati satu per satu produk yang ditawarkan, mantan Menpora ini rupanya tertarik dengan kain-kain batik. Tak butuh waktu lama ia langsung memilih untuk buah tangan bagi kerabatnya di Jakarta, seperti yang dilansir laman Detiknews.com.
"Ini berapaan?" tanya Menko Kesra sambil memilah-milah kain batik.
"Rp 300 ribu, Pak," jawab si penjual.
"Saya mau ambil (buat) oleh-oleh. Perlu warna birunya nih supaya tidak hanya kuning saja, hehe. Saya ambil 3 warna ini hijau, cokelat dan biru," pinta Menko Kesra.
Beranjak ke satu meja di sebelahnya, Menko Kesra sempat tertarik dengan hasil olahan makanan beku berupa tahu isi ikan tuna. Hal ini dinilainya sebuah salah satu contoh inovasi.
"Perkembangan daerah Pacitan angka kemiskinannya masih tinggi di atas angka nasional tapi mereka punya konsep mengembangkan wisata alam dan perkebunan serta peternakan ke depannya," ujar Agung di Sekolah Komunitas Negeri (AKN) Pacitan, Jawa Timur, Selasa (15/7/2014).
"Saya mendorong program-program PNPM dapat lebih optimal. Tidak perlu menambah program baru tetapi memperluas saja. Tetapi potensi alam yang ada belum dioptimalkan seperti kelautannya dan wisatanya. Memang perlu infrastruktur," lanjutnya.
Guna membantu meningkatkan percepatan pendidikan di sekolah ini, Kemenko Kesra dan kementerian lain di bawahnya seperti Kemendikbud, Kemenag dan Kementerian Pertanian juga memberi bantuan sosial dan sejumlah dana untuk Sekolah AKN Pacitan.(Dn/Gs).