Jakarta (16/12) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy menerima audiensi Anggota Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GT GNRM) yang dipimpin oleh Arif Budimanta. Audiensi terkait dengan rencana Rakornas GT GNRM dan Anugerah Gerakan Revolusi Mental dan dilaksanakan di ruang rapat lantai 8 Kemenko PMK, Jakarta.
Dalam arahannya, Menko PMK menyampaikan, agar kegiatan Anugerah Revmen menjadi acara tahunan sehingga dalam pelaksanaannya harus lebih baik setiap tahunnya. Kegiatan tersebut, tambah Menko PMK, juga harus memiliki efek kejut sehingga mendapat perhatian khalayak ramai.
Menurut Menko PMK, kisah sukses perusahaan, lembaga, atau organisasi yang masuk nominasi anugerah revmen harus di ekspose sebagai teladan. Ekspoes tersebut bukan hanya pas acara atau setelah acara, tetapi sebelum acara di mulai.
Menko PMK berharap, nantinya para nominator atau pemenang anugerah revmen dapat menularkan perubahan positifnya kepada masyarakat. Untuk itu peran media atau publikasi sangat penting dan strategis dalam menularkan perubahan yang positif tersebut kepada masyarakat.
"Saya ingin ada publikasi betul, jangan sampai kita membuat kegiatan tetapi nyaris tidak terdengar orang. Kita tidak ingin ada anggapan bahwa kerja senyap ini dianggap orang tidak bekerja," tekan Menko PMK.
Turut hadir dalam kesesmpata tersebut, Seskemenko PMK, YB. Satya Sananugraha, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida, Ketua Tim Juri Anugerah Revme, Sobari, serta seluruh anggota GT GNRM.
Kategori:
