Jakarta, 11 November 2015--Menteri Koordinator Bidang Pemabangunan Manusia (Menko PMK), Puan Maharani memberikan sambutana pada acara Orientasi Calon Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) di Ruang Nusantara Gedung Utama Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (11/11). (yn/Humas)
Dalam sambutannya, Menko PMK mengingatkan kembali pentingnya ideologi bagi bagi semua bangsa. Sejarah mencatat bahwa tidak ada suatu bangsa di dunia yang dapat tumbuh dan menjadi negara yang besar dan kuat tanpa ideologi yang kokoh.
"Amerika, China dan Jepang jadi contoh negara-negara maju yang punya fondasi ideologi yang kokoh," ujar Menko PMK.
Lebih lanjut Menko PMK juga mengungkapkan bahwa saat ini pemerintahan Presiden Jokowi sedang dihadapkan pada persoalan-persoalan sosial, ekonomi, politik dan hukum yang tidak mudah. Beberapa permasalahan yang ada seperti tingginya angka kemiskinan, pengangguran, tergerusnya kedaulatan pangan, ancaman ketahan energi, keterbatasan sumber pembiayaan dalam negeri, lemahnya dayang saing ekonomi, serta praktek KKN yang kian hari masih belum menunjukkan tanda-tanda perbaikian. Di sisi lain kondisi perekonomian juga belum stabil dan penegakkan hukum belum maksimal.
Di samping itu, terangnya, Indonesia saat ini membutuhkan investasi, mendorong ekspor yang dapat memperkuat industri dalam negeri. karena itu, kerjasama perdagangan yang tetap memberikan perlindungan terhadap komoditi strategis dalam negeri dan kerjasama antar negara yang dapat membangun kekuatan bersama dalam dalam menghadapi ketimpanga yang disebabkan arus globalisasi dan liberalisasi. Indonesia juga harus dapat melindungi warga negaranya yang berada di negara lain, baik sebagai pekerja, mahasiswa, dan sebagainya. Untuk itu, Menko PMK berpesan kepada para duta besar agar memiliki komitmen untuk memiliki pemahaman, visi dan misi yang berlandasakan pada idiologi pancasila.
"Duta besar dituntut agar dapat memberikan kontribusi dalam membangun kerjasama dengan negara lain dengan tujuan agar dapat merubah tantangan yang ada tersebut menjadi peluang bagi upaya memajukan dan memakmurkan bangsa," tegasnya.
Kategori: