Palu (16/5) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, mendampingi Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Kongres XIX Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Auditorium Masjid Agung Darussalam, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa pagi ini. Pembukaan kongres ditandai dengan pemukulan bedug.
Presiden dalam sambutannya menyampaikan bahwa dunia saat ini berubah sangat cepatnya dan sangat dinamis, perubahan inilah yang harus diantisipasi. “Jangan habiskan energi kita sia-sia dengan berdemo terus menerus, gunakanlah sebagai besar energi kita untuk gagasan yang lebih besar lagi,” imbuh Presiden. Presiden juga meminta seluruh elemen bangsa untuk menghentikan perbuatan saling menghujat, saling menjelekkan, saling memfitnah, saling menolak dan saling mendemo. "Saya titip ini, jangan lupa jaga persatuan kita karena kita ini semuanya bersaudara. Habis energi kita untuk mengurus dema-demo dema-demo dema demo," kata Presiden lagi.
Turut hadir dalam acara pembukaan Kongres XIX PMII, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Oesman Sapta Oda; Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno; Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) M. Natsir; Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dhakiri; Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi; Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT), Eko Putro Sundjojo; Kepala Polisi RI (Kapolri) Tito Karnavian; dan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola. (DAM)
Kategori: