Jakarta (26/11) -- Bertempat di ruang tamu VVIP Kemenko PMK, Jakarta. Menko PMK Muhadjir Effendy menerima audiensi Duta Besar Negara Republik Rakyat Cina untuk Indonesia, Y.M. Xiao Qian. Menko PMK didambingi oleh Seskemenko PMK, YB. Satya Sananugraha dan Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra.
Dalam pertemuan tersebut dibicarakan mengenai kemungkinan diperluasan dan diperkuatnya kerjasama antara Indonesia dan Cina, mulai dari investasi, perdagangan, lingkungan hidup, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, managemen kebencaan dan lainnya sebagainya.
"Apalagi saat ini invetasi Cina di Indonesia menempati urutan terbesar, Bahkan Cina juga siap memberikan beasiswa kepada mahasiswa Indonesia melalui program pertukaran kebudayaan," ujar Menko PMK.
Menurut Menko PMK, kerjasama antara Cina dan Indonesia memiliki sejarah yang panjang. Di tahun 2020 hubungan Indonesia dan Cina memasuki usia 70 tahun. Untuk itu kerjasama kedua negara harus lebih kuat lagi.
Dikesempatan tersebut, Menko PMK juga menjelaskan mengenai Kementerian yang dipimpinnya, menurutnya kementerian dia pimpim hanya mengkoordinasikan dan mesingkronisasikan berbagai program Kementerian lembaga yang ada di bawah koordinasi Menko PMK.
Kategori:
