Klaten (01/3) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) dan bersilaturahmi dengan masyarakat Klaten penerima manfaat program bantuan sosial pemerintah.
“HGN menjadi agenda penting bagi pemerintah dalam rangka sosialisasi program Perbaikan Gizi Nasional,” demikian disampaikan Menko PMK mengawali sambutannya.
Tujuan program ini, lanjut Menko PMK, adalah peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat akan pentingnya gizi. “Sasaran pertama pemerintah dalam perbaikan gizi secara berkesinambungan adalah 1.000 hari pertama kehidupan,” jelasnya.
1.000 hari pertama kehidupan, lanjut Menko PMK, merupakan periode sensitif yang menentukan kualitas hidup dimasa yang akan datang, dimana akibat kegagalan asupan gizi yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat permanen dan tidak bisa dikoreksi, seperti stunting, kecerdasan tidak optimal, dan lain sebagainya.
“Oleh karena itu, melalui berbagai program intervensi, Pemerintah memastikan agar pada periode tersebut, calon ibu, ibu hamil, dan bayi mendapatkan seluruh kebutuhan gizi untuk bertumbuh secara sempurna,” kata Menko PMK.
Menurut Menko PMK, masalah gizi pada hakikatnya adalah masalah kesehatan masyarakat dan penyebabnya juga multifaktor, sehingga pendekatan penanggulangannya harus melibatkan berbagai sektor terkait, termasuk pihak swasta.
“Kami menyambut baik upaya yang dilakukan PT Tempo Scan Pacific, dengan Program CSR bertemakan “Wujudkan Generasi Indonesia Bergizi dan Sehat” sebagai wujud peran serta swasta dalam upaya peningkatan gizi masyarakat,” kata Menko PMK.
Namun yang paling penting, menurut Menko PMK, adalah memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai makanan bergizi dan pentingnya makanan gizi. Masyarakat harus tahu bahwa makanan bergizi tidak harus mahal.
“Peringatan HGN ini menjadi momentum untuk membangun keluarga dan masyarakat sadar gizi, yang sehat, cerdas, dan produktif. Gizi yang baik menjadi landasan bagi setiap individu untuk mencapai potensi maksimal yang dimilikinya, sehingga hidup sejahtera dan maju,” ungkap Menko PMK.
Dalam acara tersebut, Menko PMK, berkesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat Klaten penerima manfaat bantuan sosial dengan memberikan KIP, KIS, PKH, BPNT, PMT Bumil dan Balita, dan bantuan kesehatan lainnya secara simbolis. Menko PMK juga berdialog dengan masyarakat terkait manfaat yang dirasakan masyarakat dengan adanya program bantuan pemerintah tersebut.
“Manfaatkanlah apa yang telah diberikan pemerintah semaksimal mungkin. Gunakan dana PKH untuk membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pesan Menko PMK.
Turut hadir pada acara tersebut Anggota DPR RI Bambang Wuryanto dan Agustin Wilujeng, Kepala BPOM Penny K. Lukito, Bupati Klaten Sri Mulyani, Bupati Sukoharjo Wardoyo, Presdir PT Tempo Scan Pasifik Handojo Selamet Mulyadi, Forkompinda Klaten, serta masyarakat Klaten penerima manfaat bantuan sosial pemerintah.
Foto : Tri Wahyu
Kategori:
