(Jakarta,25/07)—Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, menghadiri sekaligus membuka secara resmi pada acara Kongres Teknologi Nasional (KTN) yang diselenggarakan oleh Badan Pengkaji dan Penerapan Teknologi (BPPT) bertempat di Auditorium Gedung II BPPT lt.3 Jalan M.H. Thamrin no.8 Jakarta Pusat.
KTN dengan tema “Inovasi Teknologi Untuk Kejayaan Bangsa dan Negara”, ini bertujuan untuk menyiapkan bahan masukan kebijakan teknologi secara makro dan mikro kepada pemerintah untuk perumusan kebijakan teknologi nasional bidang Energi, Pangan, dan Maritim dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemerintah. KTN ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun BPPT ke-38 dan rangkaian kegiatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas), KTN tahun 2016 adalah kongres teknologi pertama berskala nasional yang diselenggarakan oleh Bangsa Indonesia.
Menko PMK,Puan Maharani, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kongres yang berskala nasional ini. Puan mengatakan bahwa, kongres ini merupakan acara yang sangat penting bagi pembangunan IPTEk yang akan mendukung perkembangan industri dan pembangunan keseluruhannya. Kemajuan ekonomi dan kemakmuran suatu negara berkaitan erat dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi ,penerapan dan penguasaan teknologi akan menjadi kunci untuk peningkatan suatu prodak.
“Jangan pernah berfikir bahwa perkembangan teknologi akan menjadi tumbuh kalau manusianya tidak diberikan pendidikan yang seimbang dengan arah kemajuan dari inovasi teknologi yang saat ini sangat pesat dan berlomba-lomba serta berkompetisi di seluruh dunia. Karena itu Universitas dan lembaga riset yang ada harus bisa menumbuhkan dan memunculkan manusia yang memang pendidikannya cukup untuk melakukan riset dan teknologi”, kata Menko PMK.
Dalam sambutan ini menko PMK menekan-kan agar pemerintah fokus dalam sinergi koordinasi dan menyiapkan sumber daya manusianya berkaitan dengan terbatasnya alokasi anggaran riset maka dari itu harus digunakan secara efektif dan efisien . “kita harus fokus bersinergi dan berkoordinasi mana yang harus melakukan riset suatu inovasi tertentu, siapa yang bertugas, apa yang dihasilkan dan apakah yang targetnya”, tegas Menko PMK.
KTN yang dihadiri oleh Presiden RI yang Ke-3 B.J. Habibie, Kepala BPPT Unggul Prayitno, Menteri Ristekdikti, anggota DPR RI dan Undangan lainnya, dibuka secara resmi oleh Menko PMK dengan pemukulan gendang sebagai simbol telah dibukanya Kongres Teknologi Nasional Tahun 2016.
Editor : Siti Badriah
Reporter : Arfina
Fotografer: Deni
Kategori:
