Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on February 13, 2015

Sukoharjo, 13 Februari – "Terus gunakan nama Indonesia. Kalau merek apa terserah, tapi 'made in' harus Indonesia. Kalau saya menemukan ada produk merek internasional, tapi 'made in' Indonesia, saya bangga."

Demikian yang disamapikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani saat menyampaikan sambutannya dalam acara peletakan batu pertama perluasan pabrik tekstil Sritex di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jum’at (13/2/2015).

Menurut Menko PMK, industri nasional yang namanya sudah mendunia memiliki tanggungjawab untuk membawa dan mengenalkan nama Indonesia ke dunia internasional lewat produk-produk yang dihasilkan. "Rasa nasionalisme harus dibangun oleh setiap manusia yang mengatasnamakan dirinya sebagai Warga Negara Indonesia," kata Menko PMK.

Kekurangan SDM

Menko PMK mengatakan, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla memiliki tekad untuk membuka infrastruktur di segala bidang. Namun, kata Menko PMK, sayangnya sumber daya manusia Indonesia secara kualitas dan kuantitas masih tertinggal dari negara lain.

Oleh karena itu, menurut Menko PMK, seluruh pihak tanpa terkecuali harus bergotong royong untuk mengangkat kembali harkat dan martabat Indonesia sebagai sebuah bangsa yang berkarakter, mandiri, berdaulat dan berkepribadian secara kebudayaan.

Pemerintah, kata Menko PMK, memiliki fokus melahirkan dan membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas."Kita harus bergotong royong antara pemerintah dan masyarakat melakukan revolusi mental," ujar Menko PMK.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK mengapresiasi keberadaan Sritex yang tidak hanya telah memberikan kemajuan bagi ekonomi masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan, tapi mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional.

Pemerintah, kata Menko PMK, komitmen mendukung setiap industri nasional yang membantu kemajuan ekonomi masyarakat. "Apa pun harus kita tetap dorong selama pengusaha bisa memberikan kesejahteraan bagi pegawai dan memberikan devisa bagi negara," ujar Menko PMK.

Dalam kunjungan kerjanya ke industry Sritex, Menko PMK juga berkesempatan menanam pohon Sawo Kecik kawasan industry tersebut sebagai symbol bahwa kegiatan industry haruslah bersifat berkelanjutan dan ramah terhadap lingkungan

Hadir dalam acara itu Menteri Perindustrian Saleh Husein, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rusdi Kirana, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Presiden Direktur PT Sritex Tbk Iwan Setiawan Lukminto, pimpinan Pemerintah dan DPRD Jawa Tengah serta unsur TNI dan Polri. (deni)