Jakarta (22/06)— “Kalau dihitung dari sekarang penyelenggaraan Asian Games Tahun 2018 itu Insya Allah dapat terselenggara dalam waktu kurang lebih 24 bulan lagi. Oleh karena itu, segala persiapan dan kesiapan yang semuanya mendesak perlu segera ditindaklanjuti. Saya harap baik panitia penyelenggara, K/L pendukung, bahkan pemerintah provinsi dapat bekerja dengan baik,” papar Menko PMK, Puan Maharani, saat memberikan arahan dalam Rakor Perkembangan Persiapan Penyelengaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 pagi tadi di ruang rapat utama kantor Kemenko PMK, Jakarta.
“Sengaja saya kumpulkan para K/L dan Pemprov yang tertuang dalam Inpres dan Keppres. Semuanya pada dasarnya memahami akan fungsi dan tugasnya. Yang terpenting adalah sinergi dan koordinasi dari semua pihak. Dari laporan yang saya terima hari ini, saya pikir kita masih perlu bekerja lebih keras lagi karena belum banyak kemajuan yang dicapai. Buatlah semacam jadwal kerja dari sekarang agar nanti tidak terkesan terburu-buru dan bekerja dengan efektif dan efisien mengingat waktu yang kita punya tidak banyak lagi. Jika waktu semakin dekat, akan ada rakor semacam ini lagi per dua bulan untuk kemudian saya bawa ke dalam ratas Asian Games per tiga bulan di hadapan Bapak Presiden.” Kata Menko PMK.
Rakor digelar untuk memastikan dan menyimak perkembangan terkini kesiapan Indonesia selaku Penyelenggara dari ajang Pesta Olahraga se-Asia (asian Games) XVIII tahun 2018 terutama untuk masalah kebutuhan anggaran, penyelenggaraan, aneka persiapan yang meliputi: atlet, infrastruktur, dan penyelenggaraan, serta masalah dukungan dari kementerian/lembaga yang telah tertuang dalam Inpres No.2/2016 dan Keppres No.22/2016 tentang Dukungan Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018.
Sebelum memberikan arahan, Menko PMK, dalam rakor lanjutan tingkat menteri ini akan mendengarkan laporan terkini perkembangan persiapan dan dukungan K/L dari Kemenpora; paparan persiapan anggaran penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI); dan laporan perkembangan rehabilitasi Gelora Bung Karno (GBK) dan wisma atlet baik yang berlokasi di Kemayoran, Jakarta maupun yang di Jakabaring, Sumsel, oleh Satgas Renovasi dan Infrastruktur. Menko PMK juga meminta laporan bentuk dukungan dari seluruh K/L dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten serta Sumatera Selatan dalam rakor ini.
Menurut jadwal dan tenggat waktunya, anggaran tahap I dan II Asian Games XVIII Tahun 2018 tengah diajukan KOI kepada Kemenpora dan perlu ditindaklanjuti segera, sementara anggaran untuk rehabilitasi GBK dan wisma atlet juga sedang diajukan dalam APBN Perubahan 2016 dan akan dimasukkan pula dalam APBN 2017.
Adapun para atlet nasional kini sedang mempersiapkan diri dengan mengikuti program Latihan Inti menuju Asian Games XVIII Tahun 2018. Untuk masalah infrastruktur, upaya rehabilitasi GBK akan dimulai akhir Juni 2016 dan wisma atlet akan resmi mulai dikonstruksi pada Juli 2016. Semua infrastruktur baik venue maupun wisma atlet direncanakan dapat selesai tahun 2017.
Dengan 29 cabang olahraga olimpiade, 8 cabang non-olimpiade, dan satu cabang olahraga pilihan, Pesta Olahraga Asian Games XVIII tahun 2018 yang akan digelar pada Agustus – September 2018 dan diikuti oleh sekitar 13 ribu atlet dan official ini akan membawa kebanggaan tersendiri bagi Indonesia selaku Penyelenggara. Terlebih dalam acara pembukaan nanti, sekitar 45 pemimpin negara se-Asia dijadwalkan untuk hadir. “Agar Indonesia tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan tetapi sukses prestasi dan ekonomi juga,” tutup Menko PMK dalam arahannya.
Editor : Deni Adam Malik
Reporter : Siti Badriah
Fotografer : Dwi Prasetya
Kategori: