Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on October 23, 2015

Jakarta (23/10)--- Sebagai tindak lanjut dari Rapat Terbatas (Ratas) antara Presiden Joko Widodo dengan beberapa menteri mengenai dampak kabut asap pada Jum’at pagi tadi, Kemenko Polhukam dan Kemenko PMK menggelar Rapat Koordinasi penanganan dampak bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan untuk mendalami dampak kabut asap terutama dampak sosial.

Usai rakor, Menko PMK Puan Maharani, memberikan keterangannya kepada media tentang apa saja langkah lebih lanjut yang diambil pemerintah untuk mengatasi dampak kabut asap yang diketahui telah makin parah terutama di lima provinsi.

“Pemadaman akan terus dilakukan dan akan ditambah oleh tiga pesawat (bom air—red), efektif mulai dilaksanakan esok hari. Harapannya, semoga kabut asap dapat dikurangi terutama untuk Provinsi Sumsel dan Kalteng, meskipun memang (kabut asap—red) untuk hilang sama sekali masih terus kami upayakan,” ungkap Menko PMK.

“Pemerintah melalui Kemendikbud juga sudah menyiapkan modul pendidikan bagi anak-anak yang terpaksa diliburkan sekolahnya agar kegiatan pendidikan terus dapat berjalan. Sementara untuk para guru, diminta jangan terlalu memaksa anak-anak didik untuk datang ke sekolah karena tunjangan atau pun gaji mereka tidak akan berkurang karena sekolah sedang diliburkan.”

Dalam keterangannya, Menko PMK juga mengungkapkan kalau langkah evakuasi akan segera dilakukan dengan terlebih dulu memberangkatkan sebuah tim untuk melihat langsung titik-titik evakuasi dan berbagai lokasi shelter.

“Pembersih udara akan segera dipasang di berbagai fasilitas umum termasuk ruang kelas di sekolah-sekolah, rumah-rumah sakit, dan sebagainya. Begitu juga dengan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan termasuk pembagian masker,” kata Menko PMK lagi.

Hadir dalam rapat tesebut Menteri Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dikbud Anies Baswedan, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Ristek & Dikti Muhammad Nasir, Menteri LH dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PU & Pera Basuki Hadi Muljono. (IN/ole)