Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on September 24, 2019

New York (23/9) – Indonesia terus melakukan upaya intensif untuk mencapai UHC berkelanjutan. Demikian disampaikan Menko PMK Puan Maharani dalam sidang pleno High Level Meeting on Universal Health Coverage (HLM UHC), senin waktu setempat.

Memasuki hari pertama High Level Week United Nations General Assembly ke-74, Menko Puan menyampaikan pernyataan pada sidang pleno HLM UHC. Ditegaskannya, bahwa Indonesia terus melakukan upaya intensif untuk mencapai UHC berkelanjutan. Caranya dengan memperkuat tata kelola dan akuntabilitas belanja kesehatan, diversifikasi dasar pendapatan JKN, dan menerapkan insentif terhadap intervensi kesehatan yang hemat biaya seperti GERMAS. Termasuk mengembangkan strategi investasi jangka panjang untuk pendidikan, regulasi, rekrutmen, dan retensi tenaga kesehatan dengan insentif untuk melayani masyarakat terpencil dan yang kurang terlayani.

Menko Puan juga mengajak seluruh negara yang hadir untuk memperkuat kolaborasi global. Ia mengharapkan, HLM UHC dapat menghasilkan pernyataan sikap konkrit dan bertarget untuk mencapai jaminan kesehatan universal dan Target Pembangunan Berkelanjutan/SDGs bagi semua negara anggota PBB.

Senada dengannya, Menteri Kesehatan Prof.Nila F. Moeloek yang bersama Menko PMK menghadiri Plenary Meeting ini, menegaskan pentingnya kolaborasi multi-sektor, baik pemerintah pusat dan daerah, bisnis, dan masyarakat sipil serta berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bekerja bersama-sama dan mendukung agar Indonesia dapat mencapai UHC secara berkelanjutan.

UHC sendiri untuk memastikan bahwa orang memiliki akses pada pelayanan kesehatan yang dibutuhkan tanpa mengalami kesulitan keuangan. Kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia.  Indonesia telah memanfaatkan UHC untuk melindungi orang miskin guna memanfaatkan bonus demografi. Indonesia juga telah berkomitmen untuk mencapai UHC dengan memperkenalkan Skema Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sejak 2014 dan memperkuat program kesehatan masyarakat.

UHC juga UHC merupakan titik awal bagi reformasi pelayanan kesehatan di Indonesia, baik dalam pembiayaan kesehatan maupun sistem pelayanan kesehatan. Memasuki enam tahun implementasinya, JKN menawarkan paket manfaat luas dari layanan kesehatan dan mencakup lebih dari 223 juta orang, yang mewakili 84% dari total jumlah penduduk Indonesia. Tema pertemuan HLM UHC  kali ini adalah Universal Health Coverage: Moving Together to Build a Healthier 

Kategori: