Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humas on March 16, 2019

Foto : 

  • Kristian Suryatna

Sragen (16/03) -- Menko PMK Puan Maharani mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Sragen yang membuat program PKH Mandiri. Diharapkan, bantuan pemerintah untuk masyarakat dapat dimanfaatkan secara baik dan benar.

Dalam kunjungan kerjanya ke Jawa Tengah, Menko Puan, menyambangi Kabupaten Sragen setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Karanganyar. Bertempat di Pendopo Kabupaten Sragen, Menko Puan mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukannya untuk memastikan bantuan pemerintah diterima dengan baik oleh masyarakat Sragen. Pada kesempatan itu, Menko Puan mengapresiasi langkah Kabupaten Sragen yang dipimpin oleh Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam memberikan PKH Mandiri. "Ini baru saya temui di Kabupaten Sragen," ujar Menko Puan.

Seperti diketahui, KPM PKH mandiri merupakan KPM PKH yang masih memiliki komponen PKH tetapi secara sukarela menyatakan diri sudah mandiri setelah pendampingan oleh pendamping PKH. Di Kabupaten Sragen KPM PKH Mandiri diapresiasi dengan pemberian stimulan masing-masing Rp 2 juta dari MATRA (Mitra kesejahteraan Rakyat) yaitu donasi dari ASN yang dikelola secara profesional.Pada tahun 2017, sebanyak 7 orang dinyatakan telah mandiri, di 2018 juga dientaskan sebanyak 25 orang. Adapun pada 2019, hingga bulan Maret ini sebanyak 42 orang telah mandiri. Jika ditotal sudah 74 orang yang telah mandiri dari program PKH di Kabupaten Sragen. 

Terkait dengan hal tersebut, Menko Puan mengaku sangat bangga. "Hebat. Tentu butuh suatu keberanian bagi mereka yang menyatakan dirinya sudah mandiri. Bayangkan setelah beberapa kali mengikuti PKH akhirnya mereka menjadi mandiri. Padahal disatu sisi banyak orang di Indonesia yang ingin sekali mendapatkan bantuan PKH," tandasnya. Kepada penerima PKH Mandiri pula, Menko Puan berpesan agar dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan. Menko Puan juga meminta masyarakat agar tak segan melaporkan kepada pemerintah jika masih ada pengurangan jumlah bantuan. 

Selain PKH, pada kesempatan ini, Menko Puan juga memberikan bantuan pemerintah lainnya seperti BPNT, KIP, Bumdes, Alsintan (Alat Mesin Pertanian), Sarana Prasarana Pendidikan dan Ibadah, Kacamata Baca Plus, PMT Balita dan Ibu Hamil. Termasuk, bantuan TIK, Paket APE, BOS Pesantren, bantuan Al Qur'an, bantuan bimbingan manasik haji dan lain-lainnya.