Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on February 10, 2017

Jakarta (10/02)—Dalam rangka memantapkan dukungan kegiatan Ekspedisi NKRI 2017, Kedeputian bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK menggelar rapat koordinasi terkait masalah bantuan dan kegiatan pada misi Ekspedis NKRI 2017 dengan kalangan swasta. Rakor dibuka oleh Deputi bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Mangesa, dan didampingi oleh Asdep bidang Pengurangan Risiko Bencana Herbin Manihuruk, dan Staf Ahli Bidang Kependudukan Kemenko PMK, Sonny Harry Budiutomo Harmadi. Rakor yang siang ini bertempat di Hotel Millennium, Jl. Fachrudin No.03, Jakarta Pusat ini dihadiri oleh perwakilan dari BAZNAS, Yayasan Pondok Kasih, IBM Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta undangan lainnya.

Kegiatan Ekspedisi NKRI ini merupakan paduan antara Ekspedisi Bhakti PMK dengan Ekspedisi NKRI yang rutin digelar setiap tahunnya dan untuk tahun 2017 ini nama kedua kegiatan itu menjadi Ekspedisi NKRI 2017. Untuk Tema kegiatan Ekspedisi tahun ini adalah “Peduli Masyarakat dan Lestarikan Alam Indonesia."

Ekspedisi NKRI 2017 Koridor papua akan diikuti oleh 1000 Mahasiswa/ Pemuda, 600 orang dari berbagai daerah di Indonesia, dan 400 orang dari mahasiswa/pemuda lokal, dengan diawali pembekalan kepada 600 orang Pusdikopassus dan 400 orang di lokasi Ekspedisi NKRI melalui Korem/Kodim. Tim direncanakan memulai misi ekspedisinya pada Juli hingga November 2017 dan akan menyusuri Rute empat Kabupaten di Prov Papua yaitu Kab Asmat, Kab Mappi, Kab Boven Digul, dan Kab Merauke. Sementara Ekspedisi Bhakti PMK akan menempuh rute pelayaran Jakarta - Makassar - Pulau Raha (Muna) - Ambon - Tual - Dobo - Agats - Merauke. Misi pelayaran Bhakti PMK akan digelar selama 30 hari dan akan berangkat dari Jakarta mulai Oktober dan kembali pada November 2017.

Pada awal pengantarnya, Yan menjelaskan tentang tujuan dari kegiatan ekspedisi ini antara lain, untuk melakukan identifikasi pengembangan potensi sumber daya alam,  meningkatkan pelayanan kemasyarakatan terutama pada bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, meningkatkan partisipasi masyarakat yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan, serta untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

“Saya meminta kesediaannya pada hadirin yang datang, bentuk inventarisasi apa saja yang akan diberikan dan lokasi mana yang menjadi sasaran. Saya juga berharap di Tahun 2017 ini akan bertambah, dan kegiatan ini dapat berlangsung lebih baik lagi dibandingkan dengan tahun 2016 lalu," papar Yan.

Herbin menambahkan, bahwa bentuk bantuan yang di berikan oleh masing-masing K/L tidak hanya berpusat di lokasi pelayaran tetapi di bagian darat pun harus mendapat bantuan.Di akhir rapat, Sonny mengucakan terimakasih atas kontribusi yang telah dilakukan oleh K/L dalam kegiatan Ekspedisi NKRI. “Inti dari kegiatan ini adalah kita bisa menghadirkan Negara di tengah masyarakat, karena masyarakat di daerah pedalaman akan sangat senang jika kita kunjungi. Kita juga perlu memperhatikan kearifan budaya yang ada dalam konteks sosial." (fin)