Minahasa Tenggara, 28 Nopember - Sekretaris Kementerian Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Sesmenko PMK), Sugihartatmo, mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Festival Bentenan Lakban 2014 di Pantai Lakban, Kabupaten Minahasan Tenggara (Mitra), Jum'at (28/11). Hadir dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Sinyo Hari Sarundajang, anggota DPR RI dari fraksi PDIP, Olly Dodokombey serta Bupati Mtra James Sumendap.
Dalam sambutannya, Sesmenko PMK memberikan apresiasi yang positif terhadap penyelenggaraan Festival tersebut. "Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini dan mengharapkan agar Festival ini terus berjalan dan berkembang," ungkapnya.
Menurut Sesmenko PMK, Minahasa Tenggara (Mitra) memiliki pemandangan yang sangat indah, suasana alam yang masih asri, pantai Bentenan yang indah, teluk indah di Ratatotok, kebun kelapa yang berusia sekita 100 tahun, dan selangkah lagi Kabupaten Mitra akan memiliki kebun raya yang disulap dari bekas tambang emas PT Newmont Minahasa Raya (PT NMR).
"Pembangunan Kebun Raya yang merupakan pertama dan satu-satunya kebun raya bekas tambang emas di dunia. Hal ini tentunya bisa menjadi contoh bagi penambang-penambang lainnya yang membuat bekas tambang menjadi lingkunga yang sehat bagi kesejahteraan rakyat," ujar Sesmenko PMK.
Terkait dengan pelaksanaan festival, menurut Sesmenko PMK, penyelenggaraan Festival Bentena Lakban 2014 tentunya dilaksanakan untuk memperkenalkan dan mengajak masyarakat agar lebih mencintai alam dan seni budaya lokal yang diwariskan kepada generasi muda.
"Pesta adat yang ditampilkan sangat mengandung unsur kebersamaan dan gotong royong. Ini tentunya sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa kita,"tambahnya.
Sesmenko PMK berharapk pelaksanan Festival Bentenan Lakban 2014 mampu menjadi ajang dan sarana promosi wisata di Sulut pada umumnya dan di Kabupaen Mitra pada khususnya, sehingga kabupaten Mitra dapat menjadi tujuan wisata yang menarik di Sulut serta mampu menggerakan roda ekonomi dan berdampak positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan sektor-sekor lainnya.
"Dengan demikian penyelenggaraan festival ini diharapkan akan menjadi pemacu percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Propinsi Sulawesi Utara pada umunnya dan Kabupaten Minahasa Tenggara khususnya,"jelas Sesmenko PMK.(foto:deni)
Kategori: