Jakarta, 21 Agustus 2014 - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamen Parekraf) Sapta Nirwandar, didampingi Deputi Menko Kesra Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sujana Royat, Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin dan Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kementeran Dalam Negeri, Tarmizi Karim memukul gong sebagai tanda dibukanya secara resmi Gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat (GKPM) Expo dan Award di Hall B Jakarta Convention Center (JCC). GKPM rencana akan berlangsung mulai tanggal 21 hingga 24 Agustus 2014.
Kegiatan GKPM ini merupakan agenda tahunan yang sudah diadakan sejak 2009. Menjadi ajang untuk hasil bagi para penyelenggara program yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat, yang dilakukan melalui program PNPM Mandiri, organisasi masyarakat, dan CSR dunia usaha.
Tahun ini acara GKM mengusung tema Gelar Karya Pelestarian Pusaka Melalui Pemberdayaan Masyarakat Untuk Kesejahteraan Bangsa. Menurut Sujana, tujuan pemilihan tema tersebut adalah sebagai sarana menebar semangat untuk melestarikan dan mengembangkan pusaka (heritage) bangsa. Juga menjadi daya dorong dalam program pemberdayaan masyarakat di masa depan.
Di samping itu untuk membuka ruang informasi sekaligus identifikasi PNPM, peran CSR dunia usaha, dan program kemitraan & bina lingkungan (PKBL) di kalangan BUMN, maupun karya inovatif anak bangsa.
"Upaya penanggulangan kemiskinan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, maupun yang terlihat lainnya. Tapi juga harus memperhatikan pembangunan manusia pada aspek yang intangible (tidak terlihat), yaitu menumbuhkan kembali berbagai kebiasaan positif," ujar Sujana pada pembukaan GKPM 2014 di Jakarta, Kamis (21/8/2014) pagi.
Pameran ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai instansi kementerian dan lembaga, pemprov, pemda/kota, BUMN dan swasta nasional, kelompok masyarakat kreativitas dan inovatif, perbankan dan lembaga nonbank, koperasi, UMKM, asosiasi profesi, dan lainnya. (foto: Ihti)
Kategori:
