Error message

Deprecated function: The each() function is deprecated. This message will be suppressed on further calls in menu_set_active_trail() (line 2394 of /var/www/arsip.kemenkopmk.go.id/includes/menu.inc).
Oleh humaspmk on September 18, 2015

Makkah (18/09)---Menag, Lukman Hakim Saifuddin, dalam siaran persnya hari ini Jumat, menegaskan dan memastikan kebenaran informasi bahwa Pemerintah Arab Saudi akan memberikan santunan kepada korban insiden robohnya crane di Masjidil Haram, Makkah, beberapa waktu lalu. Menurutnya, saat ini Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi.

“Terkait adanya informasi yang kami dapatkan dari Diwan Malaki,  terkonfirmasi bahwa Raja Salman sebagai Khadimul Haramain memang telah memerintahkan agar keluarga korban baik jiwa maupun luka itu mendapatkan santunan. Pemerintah Indonesia melalui upaya diplomatik mengkonfirmasi berita tersebut dan ternyata memang benar.”

Dijelaskan Menag bahwa santunan yang akan diberikan kepada keluarga atau ahli waris  korban yang meninggal dan korban yang mengalami luka berat ataupun cacat fisik masing-masing sebesar 1 juta riyal, sedangkan untuk korban lainnya, sebesar 500 ribu riyal.

Menag mengaku pihaknya saat ini tengah menginventarisir sejumlah nama korban, baik korban jiwa maupun luka, dan segera melaporkannya kepada Pemerintah Arab Saudi. “Kami juga telah mengirimkan nota diplomatik melalui Kemenlu dan berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama santunan tersebut bisa direalisasikan.”

Informasi terkini tentang kejelasan diyat/santunan ini, juga sudah di konfirmasi melalui sambungan telepon oleh Asdep Pembinaan Umat Beragama, Pendidikan Agama dan Keagamaan Kemenko PMK, H. Sahlan, kepada Kepala Daerah Kerja (Ka Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat.

“Sampai saat ini data yang sudah kami inventarisir dengan beberapa kawan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1436H/2015M, sampai dengan  hari ini, jamaah haji Indonesia yang menjadi korban berjumlah 53 orang, dengan rincian: 11 meninggal, 42 luka-luka. Dari 42 korban luka, 19 orang masih dirawat di Rumah Sakit Saudi Arabia, sedang 23 lainnya sudah kembali ke pemondokan masing-masing. Mudah-mudahan dalam waktu dua atau tiga hari ke depan akan semakin jelas setelah kita mengajukan nama-nama baik korban jiwa maupun luka yang sanak familinya berhak mendapatkan santunan.” (Kedeputian IV)

Kategori: